Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34369
Title: Penerapan Pembelajaran Kolaboratif Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMPN 166 Jakarta
Authors: Robiatul Adawiyah
Advisors: Yudhi Munadi M. Ag
Keywords: Pembelajaran Kolaboratif, Berpikir Kritis, Iman Kepada Rasul
Issue Date: 6-Mar-2017
Publisher: Perpustakaan Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah: untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII-1 dengan menerapkan pembelajaran kolaboratifpada mata pelajaran PAI di SMPN 166 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK).PTK dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan yang muncul di dalam kelas. Metode ini dilakukan dengan empat tahap, yaitu rencana (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), refleksi (reflection). Keempat tahap tersebut merupakan siklus yang berlangsung secara berulang dan dilakukan dengan langkah-langkah yang sama dan difokuskan pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran kolaboratif mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasilobservasi pada setiap siklus.Pada siklus I pertemuan ke-1 hasil observasi peningkatan berpikir kritis siswa mencapaisiswa kategori Tidak Kritis mencapai 48,7%, kategori Kurang Kritis mencapai 37,1%, kategori Cukup Kritis mencapai 14,3%, dan kategori Kritis 0. Siklus I pertemuan ke-2 siswa mengalami peningkatan, yaitu siswa kategori Tidak Kritis mencapai 5,9%, kategori Kurang Kritis mencapai 52,9%, kategori Cukup Kritis mencapai 23,5%, dan kategori Kritis mencapai 17,6%. Sementara siklus II siswa mengalami peningkatan siklus II pertemuan ke-1, yaitu siswa kategori Tidak Kritis mencapai 0. Siswa kategori Kurang Kritis mencapai 6,25%, kategori Cukup Kritis mencapai 25%, dan kategori Kritis mencapai 68,7%. Siklus II pertemuan ke-2, yaitu siswa kategori Tidak Kritis mencapai 0. Siswa kategori Kurang Kritis mencapai 9,38%, kategori Cukup Kritis 6,25%, kategori Kritis mencapai 84,5%. Antusias siswa dalam penerapan pembelajaran kolaboratif sehingga setiap siklus mengalami peningkatan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan dari rasa percaya diri saat menjelaskan dan memberikan pendapat, partisipasi siswa dalam berkolaborasi, dan timbulnya sikap terbuka terhadap pendapat yang lebih baik.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34369
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Robiatul Adawiyah1.92 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.