Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34344
Title: Hubungan antara pembinaan agama dengan motivasi kerja di komunitas pemulung Jurang Mangu Barat
Other Titles: --
Authors: Ilah Fadhilah
Advisors: Sugiharto
Keywords: hipotesa alternatif;komunitas pemulung
Issue Date: May-2013
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Komunitas pemulung adalah sekelompok orang yang memungut barangbarang bekas seperti sampah untuk didaur ulang, atau memilah barang yang dianggap berguna dari sampah, baik yang ada di TPA (tempat pembuangan akhir) maupun di luar TPA. Ada dua jenis pemulung : pemulung lepas, yang bekerja sebagai swausaha, dan pemulung yang tergantung pada seorang bandar yang meminjamkan uang ke mereka dan memotong uang pinjaman tersebut saat membeli barang dari pemulung. Pemulung berbandar hanya boleh menjual barangnya ke bandar. Tidak jarang bandar memberi pemondokan kepada pemulung, biasanya di atas tanah yang didiami bandar, atau di mana terletak tempat penampungan barangnya. Pembinaan agama adalah suatu upaya atau proses mengembangkan kemampuan untuk mencapai tujuan agar sasaran pembinaan mampu menghayati dan mengamalkan ajaran islam sebagai pola kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun kehidupan sosial masyarakat melalui proses pendidikan, baik melalui pendidikan formal maupun non formal. Motivasi kerja adalah daya gerak yang mendorong seseorang untuk bekerja, baik dari luar dirinya maupun dari sisi usahanya untuk bekerja secara lebih baik dan efisien untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Motivasi kerja tidak hanya berdasar pada kebutuhan ekonomis (uang) tetapi juga kebutuhan akan aktualisasi diri yaitu nilai sosial yang baik, perhatian dari orang-orang disekitarnya, dan kekaguman teman terhadap dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui adakah hubungan antara pembinaan agama dengan motivasi kerja di komunitas pemulung Jurang Mangu Barat. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Rumus yang digunakan untuk mengukur penelitian ini adalah rumus korelasi Pearson Product Moment. Penetapan sampel dilakukan dengan cara sampel rendom sederhana (simple random sampling). Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menyatakan bahwa dari hasil hipotesis diperoleh nilai koefesien korelasi antara pembinaan agama dan motivasi kerja komunitas pemulung adalah 0,506. Hipotesis untuk hasilnya adalah hipotesa alternatif (Ha) terdapat hubungan yang signifikan antara pembinaan agama dengan motivasi kerja komunitas pemulung, sedangkan hipotesa nol (Ho) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pembinaan agama dengan motivasi kerja komunitas pemulung.
Description: ix, 79 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34344
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ILAH FADHILAH-FDK.pdf2.68 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.