Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34271
Title: Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kapang Endofit Daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Helicobacter pylori Dan Pseudomonas aeroginosa
Authors: Adia Alghazia
Advisors: Eka Putri
Ismiarni Komala
Keywords: Kayu jawa (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.);kapang endofit;ekstrak kapang endofit;antibakteri;difusi cakram
Issue Date: Dec-2016
Publisher: FKIK UIN Jakarta
Abstract: Endofit merupakan mikroorganisme menguntungkan yang berinteraksi dengan tanaman inangnya tanpa menyebabkan gangguan atau kerusakan pada tanaman inang, Kapang endofit juga mampu menghasilkan metabolit sekunder yang memiliki aktivitas serupa dengan tanaman inangnya. Tanaman kayu jawa (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.) merupakan salah satu tanaman lokal yang biasa digunakan sebagai tanaman obat yang diketahui mengandung senyawa glikosida, tanin, flavonoid, fenol, dan triterpenoid yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitiaan ini adalah untuk mengisolasi kapang endofit pada daun kayu jawa (Lannea coromandelica (Houtt.) Merr.) dan menguji aktivitas ekstrak kapang endofit terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, Escherichia coli ATCC 25922, Helicobacter pylori ATCC 43504, dan Pseudomonas aeroginosa ATCC 27853. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah isolasi kapang endofit, karakterisasi, pemurnian, identifikasi bakteri uji, fermentasi, ekstraksi dan uji aktivitas antibakteri ekstrak kapang endofit. Kapang endofit yang dihasilkan dari proses isolasi sebanyak 4 isolat. Isolat kapang endofit difermentasi statis selama 21 hari dengan medium PDY(Potato Dextrose Agar), kemudian dilakukan ekstraksi sehingga diperoleh empat fraksi ekstrak. Ekstrak air, metanol, etil asetat, dan n-heksan, kemudian diuji aktivitas antibakterinya dengan metode difusi, cakram. Uji aktivitas antibakteri menunjukan dari 16 fraksi ekstrak kapang endofit 8 fraksi yang berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri uji Staphylococcus aureus, 4 fraksi berpotensi menghambat pertumbuhan Escherichia coli , 2 fraksi berpotensi menghambat pertumbuhan Helicobacter pylori, dan 7 fraksi berpotensi menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeroginosa. Ekstrak metanol DM1K menunjukan hasil pengujian paling potensial dibandingkan fraksi lain.
Description: Lengkap
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34271
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ADIA ALGHAZIA-FKIK.pdf7.9 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.