Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34256
Title: Analisis Isi Pesan Dakwah Novel “Rantau 1 Muara” Karya Ahmad Fuadi
Other Titles: --
Authors: Dwi Novita Rahmi
Advisors: Jumroni
Keywords: : Analisis isi;pesan dakwah;novel
Issue Date: Jul-2014
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Dwi Novita Rahmi Analisis Isi Pesan Dakwah Novel “Rantau 1 Muara” Karya Ahmad Fuadi Dalam perkembangan zaman seperti sekarang ini, berdakwah tidak lagi harus memakai cara ceramah, pidato, dan sebagainya. Ada banyak strategi dakwah yang lebih modern, agar pernyampaian dakwah bisa lebih efektif. Da’wah bi al-qalam adalah mengajak manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar menurut perintah Allah SWT lewat seni tulisan. Dakwah memlalui tulisan mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan dakwah bi al-lisan yaitu pesanpesan dakwah yang disampaikan dapat dikaji ulang dan dipelajari serta disimpan untuk dibaca kembali setiap saat, megantarkan penikmatnya pada pemahaman, pesan-pesan akan terus melekat dalam hati pembaca sera bisa menjadi buat tutur setiap hari. Rantau 1 muara merupakan novel ketiga dari trilogi novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Novel karya Ahmad Fuadi ini merupakan pamungkas dari trilogi Negeri 5 Menara. Novel ini menceritakan bagaimana Alif Fikri menjalani kehidupannya setelah lulus kuliah. Peperangan batinnya ketika masa kerja ketika ia diterima menjadi wartawan ibukota, yaitu keinginan hatinya atau hanya mencari materi, pencarian belahan jiwa dan matra ketiga “man saara ala darbi washala” (siapa yang berjalan dijalannya akan sampai di tujuan) menuntun pencarian misi hidup Alif. Hidup hakikatnya adalah perantauan. Suatu masa akan kembali ke akar, ke yang satu, ke yang awal. muara segala muara. Lalu pesan dakwah apa saja yang terkandung dalam Novel Rantau 1 Muara ketika Alif berada di luar negeri? Dan pesan dakwah apa yang mendominasi Novel Rantau 1 Muara ketika Alif berada di luar negeri? Untuk mendapatkan data dan hasil maksimal, dalam penelitian ini maka digunakan metode penelitian analisis isi (content analysis) melalui pendekatan kuantitatif. Menurut Barelson & Kerlinger, analisis isi merupakan suatu metode untuk mempelajari dan menganalisis komunikasi secara sistematik, objektif, dan kuantitatif terhadap pesan yang tampak. Dalam teknik analisis data di buat kategorisasi isi pesan dakwah yang terdapat pada paragraf dalam novel Rantau 1 Muara, kemudian membuat lembar coding yang diisi oleh juri yang berjumlah tiga orang yang telah ditetapkan sebelumnya, selanjutnya hasil kesepakatan tim juri di jadikan sebagai koefisien reabilitas dan terakhir melakukan penghitungan prosentase mengenai pesan dakwah yang dominan. Setelah peneliti menganalisis isi pesan dakwah pada novel Rantau 1 Muara yang di batasi hanya pada bab 23-46 (kecuali bab 44), dalam hal ini pesan-pesan dakwah mengandung tiga kategori yaitu akhlak, akidah, syariah. Kemudian dari ketiga kategori tersebut peneliti mengambil kesimpulan bahwa pesan yang dominan yaitu pesan akhlak dengan 80,4%, lalu diikuti dengan akidah 12,6%, dan terakhir syariah dengan 7%. Keyword : Analisis isi, pesan dakwah, novel.
Description: vi, 79 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34256
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
DWI NOVITA RAHMI-FDK.pdf2.24 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.