Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34244
Title: Respon Mahasiswa Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Terhadap Metode Dakwah Aa Gym, M. Arifin Ilham, Dan Yusuf Mansur Di TV One
Other Titles: --
Authors: Agus Santoso
Advisors: Noor Bekti Negoro
Keywords: metode dakwah, z;Respon,;ustadz;dakwah
Issue Date: Aug-2014
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Agus Santoso, 1110051000067, Dosen Pembimbing: Ir. Noor Bekti Negoro, SE, M.Si Respon Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Terhadap Metode Dakwah Aa Gym, M. Arifin Ilham, dan Yusuf Mansur di TV One Di era globalisasi saat ini syiar islam sudah dapat dilihat dari media televisi. Stasiun-stasiun TV berlomba-lomba menampilkan ustadz-ustadz yang berkompeten di bidang ilmu agama dengan tujuan mendapatkan rating tertinggi, contohnya TV One yang selalu menyajikan program keagamaan tiap minggu yang pematerinya diisi oleh ustadz-ustadz. Stasiun TV pada zaman sekarang hanya mementingkan dari segi komersil saja, sebaiknya para praktisi media TV harus melihat dari segi kualitas dengan menampilkan ustadz yang kompeten dan mempunyai kapasitas keilmuan yang mumpuni untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah yang dibawakan. Ustadz-ustadz yang mengisi acara tersebut banyak menggunakan metode-metode dakwah agar dalam penyampaian pesannya efektif dan dapat diterima oleh khalayak ramai. Berdasarkan permasalahan di atas, timbul beberapa pertanyaan, yaitu: Bagaimana respon kognitif, afektif, dan konatif mahasiswa terhadap metode dakwah Aa Gym, M. Arifin Ilham, dan Yusuf Mansur? Metode apa saja yang digunakan ketika berdakwah? Apakah terdapat perbedaan respon kognitif, afektif, dan konatif diantara tiga ustadz tersebut? Metode yang digunakan penulis yaitu pendekatan kuantitatif, yakni dengan menetapkan 93 sampel dari angkatan 2011-2013 mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi sebagai responden dalam penelitian. Responden dituntut untuk menonton dakwah ustadz tersebut sebelum mengisi angket. Kemudian data yang diperoleh diolah dengan rumus-rumus statistik mulai dari menghitung skor ratarata sampai menghitung chi-squarenya. Teori yang digunakan adalah stimulus respon. Teori S-O-R adalah salah satu aliran yang mewarnai teori-teori yang terdapat dalam komunikasi massa, aliran ini beranggapan bahwa media massa memiliki efek langsung yang dapat mempengaruhi individu sebagai audience atau penonton. Elemen-elemen utama dari teori ini adalah pesan (stimulus), seseorang atau receiver (organism), dan efek (respon). Berdasarkan data yang diperoleh bahwa skor tertinggi terhadap ketiga ustadz yaitu respon afektif dengan skor 4967, kemudian respon kognitif dengan skor 4303, dan terakhir respon konatif dengan skor 4208. Respon tertinggi ustadz Aa Gym yaitu respon kognitif, sedangkan respon tertinggi ustadz M. Arifin Ilham yaitu respon afektif, dan respon tertinggi ustadz Yusuf Mansur yaitu respon afektif. Berdasarkan tabulasi silang dan analisis chi-square bahwa terdapat perbedaan antara respon kognitif, afektif dan konatif mahasiswa berdasarkan skor dari masing-masing metode dakwah ustadz. Selain itu didapatkan juga bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan skor yang didapat dari mahasiswa antara metode al-hikmah, mauizatil hasanah, mujadalah, bil-lisan, tanya jawab dan bil-qalam. Kata kunci: Respon, metode dakwah, dan ustadz
Description: x, 89 hal,; 29,5 cm
x, 90 hal,;29 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34244
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
AGUS SANTOSO-FDK.pdf2.85 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.