Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34050
Title: Manajemen Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji Pada Musim Haji 2016 Di Embarkasi Jakarta Pondok Gede
Other Titles: --
Authors: Akhmad Al Habash
Advisors: Ahmad Kartono
Keywords: Manajemen Pelayanan Kesehatan;Jemaah Haji dan Embarkasi Jakarta Pondok gede
Issue Date: Aug-2016
Publisher: FAKULTAS ILMU DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1437 H / 2016 M
Series/Report no.: --;---
Abstract: ABSTRAK Akhmad Al Habash, 1112053100041, Manajemen Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji Pada Musim Haji 2016 di Embarkasi Jakarta Pondok Gede, di bawah bimbingan Drs. H. Ahmad Kartono, M. Si. Haji merupakan ibadah yang sangat masyhur bagi umat muslim di seluruh dunia yang mana merupakan salah satu rukun islam yang ke-lima. Dari tahun ke tahun minat jemaah untuk melaksanakan ibadah haji begitu meningkat, itu terbukti dengan lamanya Waiting List menunggu jadwal pemberangkatan. Pada musim haji tahun 2016 ini pemerintah mengeluarkan peraturan baru mengenai Istithaah kesehatan jemaah haji yang terdaftar untuk berangkat haji. Kesanggupan (Istithaah) secara fisik menjadi syarat boleh dan tidaknya jemaah untuk berangkat. Sebelum berangkat jemaah harus melaksanakan pemeriksaan kesehatan hingga 3 kali. Pemeriksaan kesehatan akhir dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede sebagai penentu bisa atau tidaknya jemaah tersebut berangkat. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui manajemen pelayanan kesehatan yang ada di Embarkasi Jakarta Pondok Gede. 2) Apa saja bentuk pelayanan yang diberikan. 3) Mengetahui ketentuan jemaah yang dapat diberangkatkan setelah pemeriksaan akhir. 4) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat selama kegiatan ini berlangsung. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif yaitu dimulai dengan mengumpulkan informasi-informasi selama musim haji berlangsung baik dengan melakukan pengamatan, wawancara ataupun dokumentasi untuk dirumuskan menjadi suatu generalisasi yang dapat diterima oleh orang banyak. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa manajemen pelayanan kesehatan yang diberikan di Asrama Haji sangat besar dampaknya bagi jemaah, dengan adanya manajemen yang baik maka akan melancarkan dan memudahkan proses pemeriksaan kesehatan. Apakah jemaah sudah menjalani suntik meningitis, kemudian jemaah haji risti (resiko tinggi) akan disematkan gelang untuk mengetahui kondisi kesehatan jemaah tersebut, jika jemaah sakit atau belum periksa kesehatan baik hasil pemeriksaan yang tidak lengkap atau BKJH (Buku Kesehatan Jemaah Haji) tidak ada maka akan diarahkan ke poliklinik, serta rujukan ke laboratorium dan apabila perlu perawatan maka akan dirujuk ke RS Haji Jakarta Pondok Gede. Tidak semua jemaah yang sudah mendapatkan SPMA (Surat Panggilan Masuk Asrama) bisa diberangkatkan, berdasarkan peraturan baru jemaah yang tidak bisa diberangkatkan adalah jemaah yang menjalani cuci darah, jemaah yang hamil dan belum melakukan suntik meningitis, jemaah yang masih ada bakteri TBC, jemaah yang HB nya dibawah 8,5 juga ditunda sampai HB nya naik karena ini akan mempengaruhi kesehatannya ketika di pesawat. Salah satu faktor penghambat untuk pelayanan ini adalah jemaah yang datang tidak sesuai waktu undangan di SPMA, dan kegiatan ini berjalan dengan baik karena SDM yang memadai. Kata Kunci: Manajemen Pelayanan Kesehatan, Jemaah Haji dan Embarkasi Jakarta Pondok gede
Description: xi, 106 hal,; 29,5 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/34050
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
AKHMAD AL HABASH - FDK.pdf2.5 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.