Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33951
Title: Kebudayaan Petani Damar Pesisir Barat Krui Perspektif Antropologi Linguistik
Authors: Darsita Suparno
Keywords: Krui;damar;pinus;pengelolaan hutan rakyat
Issue Date: 30-Jan-2017
Publisher: Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Pengelolaan hutan pinus yang getahnya disebut damar merupakan salah satu realitas kebudayaan para petani di pesisir barat Krui Lampung yang ditampilkan dalam berbagai kosa kata berbahasa Krui. Bagi orang Krui, pengetahuan tentang pengelolaan hutan pinus adalah peninggalan berharga dari para leluhur mereka yang bernilai budaya, sosial dan ekonomi yang tidak dapat dilupakan bahkan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan mereka. Pengetahuan tentang tata kelola hutan yang diungkap dalam bahasa Krui secara lisan juga merupakan peranti komunikasi untuk menyampaikan beberapa hal seperti pengajaran, pendidikan, nasihat, penggambaran berbagai karakter manusia dan menginformasikan berbagai nilai dari generasi tua kepada generasi muda. Penelitian ini berfokus kepada kajian tentang medan makna ditinjau dari segi semantik, faktor-faktor yang berkaitan dengan budidaya damar, nilai-nilai budaya, dan sikap bahasa warga Krui terhadap bahasa yang mereka gunakan. Berbagai ungkapan bentuk dan makna kata yang terdapat dalam ujaran maupun sastra lisan menjadi objek panelitian ini, ungkapan itu masih dipakai oleh suku bangsa Krui yang hidup di pesisir pantai Samudra Hindia di kecamatan Wai Krui kabupaten Pesisir Barat Lampung Barat. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian studi kasus yang menggunakan pendekatan yang menggabungkan teori-teori antropologi dan linguistik. Penelitian ini menggunakan metodologi hibrida yang menggabungkan metode natural dengan kuantitatif karena data diperoleh baik secara langsung maupun survei. Bentuk-bentuk bahasa dalam ujaran maupun sastra lisan itu diidentifikasi sebagai sebagai data. Peneliti dalam konteks ini dianggap sebagai instrumen. Data ujaran berupa percakapan lisan dikumpulkan dari ujaran-ujaran yang digunakan para penutur asli Krui ketika berkomunikasi dan ujaran-ujaran yang terdapat dalam sastra lisan itu. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam percakapan warga Krui dan sastra lisan Krui terdapat beberapa makna yang secara semantis menggambarkan tentang tata cara pengelolaan hutan, adat istiadat, hubungan manusia dengan alam, pengetahuan lingkungan tumbuhan hutan dan hasil hutan.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33951
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File SizeFormat 
DARSITA-FAH.pdf675.44 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.