Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33711
Title: Homeschooling dan Kecerdasan Sosial Siswa (Studi Kasus pada Komunitas Homeschooling Kak Seto di Pondok Aren)
Authors: Chentauri Galih Kismarety
Advisors: Husni Rahim, Maila Dinia
Keywords: Homeschooling;Kecerdasan Sosial;Deskriptif Kualitatif
Issue Date: 15-Nov-2016
Publisher: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kecerdasan sosial yang dimiliki siswa tingkat SMP di kelas komunitas homeschooling Kak Seto, Pondok Aren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian ini adalah tiga orang wali kelas terdiri dari tiap jenjang kelas dan enam orang siswa yang merupakan perwakilan dari setiap jenjang kelas yaitu dua orang siswa kelas VII, dua orang siswa kelas VIII, dan dua orang siswa kelas IX. Enam siswa tersebut dipilih berdasarkan rekomendasi para wali kelas kemudian peneliti lakukan observasi dengan tujuan untuk mendapat partisipan yang sesuai dengan kriteria dari dimensi kecerdasan sosial. Setelah melakukan observasi, selanjutnya peneliti mewawancarai mereka dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) enam partisipan yang diwawancarai memiliki kecerdasan sosial yang baik, hal itu ditunjukkan dengan terpenuhinya beberapa dimensi kecerdasan sosial seperti mereka cerdas situasionalnya, mampu membawa diri, kejujuran dalam bersikap, mampu menyampaikan ide atau gagasannya secara jelas sehingga orang lain dapat mengerti dengan baik, dan empati. (2) satu orang dari enam partisipan menunjukkan kecerdasan sosial yang baik terlihat dari terpenuhinya kelima dimensi kecerdasan sosial, tiga partisipan menunjukkan kecerdasan sosial sedang karena menunjukkan empat dimensi kecerdasan sosial, dan dua partisipan menunjukkan kecerdasan sosial rendah karena hanya menunjukkan dua dimensi dari lima dimensi kecerdasan sosial. Kesimpulan ini diambil berdasarkan terpenuhinya beberapa dimensi kecerdasan sosial. (3) untuk menjawab pertanyaan utama pada penelitian ini yaitu bagaimana kecerdasan sosial siswa pada tingkat SMP di kelas komunitas Homeschooling Kak Seto, peneliti menyimpulkan bahwa anak yang mengikuti homeschooling khususnya pada kelas komunitas tetap dapat berinteraksi dengan teman-teman maupun lingkungan sekitar karena kelas komunitas mirip dengan sekolah formal, belajar di dalam satu ruangan yang disebut kelas dan ada beberapa siswa di dalamnya. Hanya saja pada homeschooling jumlah siswa tiap kelas tidak sebanyak di sekolah formal. Jumlah siswa di kelas komunitas rata-rata 10 orang tiap kelasnya, dimana dalam kondisi seperti itu tidak menutup kemungkinan jika para siswa berinteraksi satu sama lain. Keadaan yang terjadi di Homeschooling Kak Seto bisa saja tidak terjadi pada homeschooling lainnya, dikarenakan penelitian kualitatif tidak bisa digeneralisasikan pada kasus dan situasi yang berbeda.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33711
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
CHENTAURI GALIH KISMARETY - 1110015000016 (watermark).pdf3.68 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.