Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33584
Title: Faktor Penyebab Tradisi Bullying di SMA Al Azhar 2 Pejaten Jakarta Selatan
Other Titles: --
Authors: Annisa Elfa Arianty
Advisors: Ahmad Zaki
Keywords: bullying;tradisi;remaja
Issue Date: Oct-2016
Publisher: FAKULTAS ILMU DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1437 H / 2016 M
Abstract: ABSTRAK Annisa Elfa Arianty Faktor Penyebab Tradisi Bullying di SMA Al Azhar 2 Pejaten Jakarta Selatan Perilaku bullying yang terjadi di lingkungan sekolah sudah bukan hal yang biasa. Data menunjukan bahwa terjadi peningkatan kasus bullying, tindakan kekerasan tersebut dianggap sebagai hal yang wajar terjadi sehingga permasalahan bullying terjadi terus menerus bahkan menjadi sebuah tradisi disekolah. Perilaku tradisi bullying juga dirasakan di SMA Al Azhar 2 Pejaten Jakarta Selatan dimana kegiatan penindasan yang dilakukan oleh para murid terjadi begitu saja Penelitian ini penting dilakukan karena masih banyak sekolah-sekolah yang tidak mengetahui ciri-ciri orang menjadi pelaku bullying khusus nya di SMA Al Azhar dan bagaimana dampak yang dirasakan oleh korban, selain itu untuk memberi solusi bagi sekolah yang belum memiliki program penanganan dan pencegahan bullying dengan baik agar kasus bullying di sekolah bisa dihindari sedini mungkin. Penelitian ini merumuskan beberapa masalah yaitu Bagaimana penyebab terjadinya bullying di SMA Al Azhar 2? Dan bagaimana peran sekolah dalam menangani dan mencegah perilaku bullying di sekolah. Pada Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif (Descriptive Research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan serangkaian observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan dapat diketahui bahwa setiap jenjang kelas terdapat peluang terjadinya kasus bullying, namun presentase terbesar terjadinya bullying terdapat pada kelas XII kepada kelas X. Selain itu data yang didapatkan dari guru bimbingan konseling dan perwakilan dari bidang ketahanan sekolah mengatakan penyebab pelaku melakukan tindakan bullying adalah adanya permasalahan pola asuh dari keluarga, kurangnya perhatian dari keluarga menjadi faktor penyebab anak berperilaku bullying. Tidak hanya itu penyebab perilaku bullying dikarenakan masalah senioritas serta rasa dendam yang dialami oleh korban sehingga menjadi pelaku saat menjadi senior. Korban tindakan bullying adalah anak yang terlihat mencolok di angkatannya ataupun anak yang terlihat pendiam dan pemalu, kelompok minoritas dikelas, dan korban yang memiliki ciri atau etnis yang berbeda dengan mayoritas anak dikelasnya. Tindakan bullying berdampak pada penurunan prestasi akademik korban di sekolah, pola belajar korban, interaksi sosial korban dengan orang-orang disekitarnya bahkan perilaku korban sehari-hari yang bisa menjadikan penyimpangan perilaku, sehingga saat mereka menjadi senior akan melakukan hal yang sama pada juniornya. Key words: bullying, tradisi, remaja
Description: ix, 94 hal,; 29,5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33584
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ANNISA ELFA ARIANTY - FDK.pdf3.24 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.