Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33550
Title: 2. Hak Asuh Anak Terhadap Orang Tua yang Bercerai Karena Berbeda Agama (Analisis Keputusan Ijtima‘ Ulama Komisi Fatwa Se-Indonesia V Tahun 2015)
Authors: Masrur Rahmansyah
Advisors: Abdul Wahab Abdul Muhaimin
Keywords: Hak Asuh;Anak Bercerai;Beda Agama
Issue Date: 2016
Publisher: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam di dalam hukum hak asuh terhadap orang tua yang bercerai karena berbeda agama analisis keputusan ijtima’ ulama komisi fatwa Se-Indonesia V tahun 2015, penyebab difatwakannya tentang hak hadhanah bagi orang yang bercerai beda agama adalah menyalahi kepada norma-norma agama yang saat ini banyak terjadi di Indonesia hak asuh anak jatuh kepada orang non muslim setelah bercerai, bukan itu saja penyebab lainnya yaitu banyak tindakan dikriminasi terhadap anak yang di asuh oleh orang tuanya oleh karenanya MUI mebuat suatu fatwa yang mengatur hal itu maka dalam hal ini penulis telah meneliti secara mendetail tentang keputusan fatwa dan kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukan Pandangan MUI berdasarkan hukum Islam tentang hak hadhanah terhadap orang tua yang bercerai karena berbeda agama hukumnya mutlak harus diasuh oleh pengasuh yang beragama Islam hal ini diatur oleh al- Qur’an dan Assunah. Adapun Metode isthinbath hukum MUI dalam memecahkan permasalahan mengenai Hak Asuh Anak Terhadap Orang Tua yang Bercerai Karena Berbeda Agama memakai sumber hukum Islam yang sifatnya qot’i yaitu al-Qur’an, As-sunnah dan Ijma ulama mu’tabarah dan mengambil dari pendapatpendapat ulama yang rojih, maka sifat fatwa yang dikeluarkan MUI sangat kuat dan tidak bisa di ganggu gugat. Adapun penelitian skripsi ini menggunakan metode kuantitatif yag menekankan pada kualitas ranah pemahaman terhadap keputusan Ijtima’ ulama komisi fatwa Se-Indonesia V tahun 2015. Pendekatan yang penulis lakukan menggunakan metode normatif dengan melihat objek hukum yang berkaitan dengan fatwa MUI. Adapun bahan yang digunakan oleh penulis adalah bahan hukum primer dan sekunder kemudian bahan pengelolaan hukum dilakukan dengan cara deduktif yaitu menarik suatu kesimpulan dari permasalahan yang bersifat umum terhadap permasalahan konkret yang di hadapi.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33550
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MASRUR RAHMANSYAH - FSH.pdf6.11 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.