Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33419
Title: Nilai Sensitivitas Titik Potong Indeks Massa Tubuh Sebagai Alat Prediktor Prahipertensi Pada Orang Dewasa (≥18 Tahun) Di Indonesia
Authors: Moh. Hatan Fahledi
Advisors: Febrianti
Keywords: Titik Potong IMT;Nilai Sensitivitas;Prahipertensi
Issue Date: 1-Jun-2016
Publisher: FKIK UIN Jakarta
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu penyebab kamatian tertinggi di Indonesia yang kasusnya meningkat dari tahun ke tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai titik potong IMT sebagai alat prediktor prahipertensi orang dewasa (≥18 tahun) di Indonesia dengan nilai sensitivitas paling optimal berdasarkan data Riskesdas 2013. Adapun sampel yang digunakan adalah sampel Riskesdas 2013 dengan jumlah keseluruhan sampel sebesar 613.505 responden. Selanjutnya, berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi diperoleh sampel pria sebesar 221.909 responden dan sampel wanita sebesar 216.433 responden. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian cross sectional sebagai penelitian lanjutan Riskesdas 2013 yang menggunakan uji diagnostik untuk mencari nilai titik potong Indeks Massa Tubuh sebagai alat prediktor prahipertensi di Indonesia. Sedangkan analisis data yang digunakan merupakan metode analisis uji diagnostik dengan mengaplikasikan tabel 2x2 untuk menghitung nilai sensitivitas IMT sesuai jenis kelamin. Dalam hal ini, analisis tabel 2x2 dilakukan pada setiap titik potong 22,23,24,25,26 dan 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai titik potong IMT dengan nilai sensitivitas paling optimal pada pria maupun wanita berada pada titik potong IMT 22. Adapun nilai sensitivitas IMT 22 pada sampel pria sebesar 52,7% yang berarti IMT 22 pada pria mampu menyaring 52,7% responden dengan status prahipertensi. Sedangkan nilai sensitivitas IMT 22 pada sampel wanita sebesar 61,4% yang artinya IMT 22 pada wanita dapat menyaring 61,4% responden dengan status prahipertensi. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan adanya pertimbangan perubahan atau pembuatan kebijakan tentang titik potong IMT yang berisiko bagi masyarakat agar dapat dijadikan sebagai acuan upaya pencegahan yang mudah bagi masyarakat.
Description: Lengkap
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33419
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Moh. Hatan Fahledi- FKIK.pdf9.73 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.