Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33192
Title: Uji Aktivitas Antioksidan Isolat Katekin Gambir (Uncaria gambier Roxb.) pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Sprague Dawley Dengan Diberi Beban Aktivitas Fisik Maksimal
Authors: Hary Abdul Rahmani
Advisors: M. Yanis Musdja
Keywords: isolat katekin gambir;aktivitas fisik;antioksidan;malondialdehid
Issue Date: 27-Jul-2016
Publisher: FKIK UIN Jakarta
Abstract: Peningkatan konsumsi oksigen selama latihan fisik intensif dapat meningkatkan produksi radikal bebas, bila dibiarkan akan menyebabkan stress oksidatif ditunjukan dengan peningkatan kadar malondialdehid. Katekin merupakan golongan senyawa flavonoid yang biasa digunakan sebagai antioksidan memiliki mekanisme melindungi struktur dan fungsi dari membrane sel dari radikal bebas. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 25 ekor tikus putih jantan galur Sprague Dawley yang dibagi menjadi 5 kelompok uji, yaitu control positif, control negative, dan dosis uji bertingkat (dosis 5 mg/kgBB, dosis 10 mg/kgBB dan dosis 20 mg/kgBB).Uji dilakukan dengan desain uji sebelum-sesudah perlakuan. Pada hari ke-0 seluruh tikus pada setiap kelompok diukur kadar awal malondialdehid agar diketahui kadar blanko masing-masing individu. Pada hari ke-1 sampai hari ke-7 dilakukan uji berupa pemberian zat antioksidan pada masing-masing kelompok uji. Kelompok kontrol negatif tidak diberi perlakuan, kelompok kontrol positif diberikan suspensi vitamin E dengan dosis 20 mg/kgBB, kelompok uji dengan dosis 5 mg/kgBB, 10 mg/kgBB dan 20 mg/kgBB. Pada hari ke-8 seluruh kelompok diberikan beban aktivitas fisik maksimal dengan perenangan selama 1 jam sampai terlihat tanda kelelahan berupa hampir tenggelam. Segera setelah perenangan kadar malondialdehid kembali diukur untuk dibandingkan dengan kadar blanko masing-masing individu. Hasil uji in vivo, yaitu dosis uji 5 mg/kgBB terjadi penurunan kadar sebesar 20,19%, dosis 10 mg/kgBB terjadi penurunan kadar sebesar 31,28%, dosis 20 mg/kgBB terjadi penurunan kadar sebesar 57,63%, dan kelompok control positif terjadi penurunan kadar sebesar 25,55%. Semua dosis menunjukan penurunan kadar malondialdehid, tetapi dosis 20 mg/kgBB menunjukan penurunan yang lebih besar disbanding kelompok lain.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33192
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Hary Abdul Rahman-FKIK.pdf3.66 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.