Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33114
Title: Gambaran Pelaksanaan Hazard Reporting System Pada Strategis Bisnis Unit (Sbu) Aircraft Services Pt. Dirgantara Indonesia (Persero) Tahun 2016
Authors: Yaumi Khairi Azhari Lubis
Advisors: Yuli Amran
Keywords: Hazard Reporting System
Issue Date: 1-Apr-2016
Publisher: FKIK UIN Jakarta
Abstract: Hazard dan tempat kerja merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Hazard adalah Kondisi yang ada atau potensial yang dapat menyebabkan cedera, penyakit atau kematian untuk orang, kerusakan atau kehilangan sistem, peralatan, properti, lingkungan atau citra. Bahaya adalah suatu kondisi yang merupakan prasyarat untuk sebuah insiden atau kecelakaan (Peraturan Direktorat Jendral Perhubungan Udara Tahun 2009). Sedangkan tempat kerja ialah tiap ruangan atau lapangan, tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap dimana tenaga kerja bekerja, atau yang sering dimasuki tenaga kerja untuk keperluan suatu usaha dan dimana terdapat sumber atau sumber-sumber bahaya (UU No. 1 Tahun 1970). Kegiatan magang ini dilakukan di Strategis Bisnis Unit (SBU) Aircraft Services PT. Dirgantara Indonesia (Persero) dan dilakukan selama 27 hari kerja dimulai pada 2 Februari sampai 10 Maret 2016. Informasi mengenai prosedur Hazard Reporting System dengan cara melakukan observasi dari database department safety and airwothiness Berdasarkan hasil analisis, hal yang membuat tidak berjalannya pelaksanaan Hazard Reporting System adalah Pekerja kurang memahami teknis pengisian orm Hazard Report, mindset karyawan terhadap pelaporan dianggap akan diberikan sanksi oleh atasan, pekerja beranggapan tidak ada keuntungan melaporkan bahaya, kurangnya perintah dari atasan dalam pelaporan hazard dan voluntary, keterbatasan anggaran ketika hendak melakukan mitigasi atas pelaporan hazard dan belum adanya program software pelaporan hazard. Berdasarkan hasil temuan yang diperoleh maka saran yang diajukan oleh penulis kepada SBU Aircraft Services PT. Dirgantara Indonesia (Persero) yaitu Sebaiknya Pihak Departemen SDM Memberikan training secara berkala kepada seluruh personil SBU Aircraft Service, Sebaiknya Departemen terkait Memberikan penghargaan (reward) kepada pekerja yang aktif melaporkan hhzard dan Sebaiknya Departemen SDM menambahkan tenaga kerja agar beban kerja menjadi merata. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak aktif melaporkan hazard
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33114
Appears in Collections:Laporan Penelitian

Files in This Item:
File SizeFormat 
YAUMI KHAIRI AZHARI LUBIS-FKIK1.13 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.