Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33016
Title: Uji Disolusi, Uji Difusi (in–vitro) dan Penetapan Kadar Tablet Ranitidin Generik dan Generik Bermerek
Authors: Resha Adriana Putri
Advisors: Umar Mansur
Ofa Suzanti Betha
Keywords: KCKT;Profil Disolusi;Ranitidin Tablet;Sel Franz
Issue Date: 29-Jul-2016
Publisher: Fakultas Kedokteran dan ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Ranitidin Hidroklorida adalah obat antagonis reseptor histamin (ARH2) yang digunakan untuk memblok aksi dari neurotransmitter histamin pada sel parietal lambung sehingga menurunkan produksi asam lambung. Ranitidin termasuk Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas III, yaitu kelarutan yang tinggi tetapi mempunyai permeabilitas yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai mutu sediaan Tablet Ranitidin yang beredar di Indonesia melalui penetapan kadar, uji disolusi dan difusi terbanding. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sample. Sampel yang digunakan berjumlah 4 , 1 sampel generik, 3 sampel lainnya adalah tablet ranitidin bermerek. Uji disolusi dan penetapan kadar dilakukan sesuai Farmakope Indonesia IV dianalisis dengan spektrofotometer UV dan penetapan kadar menggunakan KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi).Pengujian difusi in-vitro dengan menggunakan dengan Sel Franz. Hasil uji memiliki mutu dan kualitas yang baik didukung dengan terpenuhi persen pelepasan obat Q45> 80 + 5 % yaitu inovator, generik,bermerek obat A dan obat B berturut- turut adalah 99,59% ± 1,288, 100,705% ± 1,183, 94,19% ±1,024 dan 97,278% ± 1,561 dan penetapan kadar tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0% dari jumlah yang tertera pada etiket yaitu inovator, generik, obat A dan obat B berturut–turut adalah 98,55% ± 0,578, 102,01% ± 1,364, 93,465% ± 5,041 dan 97,049% ± 3,08. Hasil uji difusi inovator, generik, dan obat bermerek A dan B adalah 48,287% ± 0,055, 60,168% ± 0,309, 33,796 % ± 0,067 dan 49,418 % ± 0,748. Hasil analisis secara statistik uji disolusi menunjukan adanya perbedaan bermakna antara sampel uji dan untuk pengujian difusi tablet tidak terdapat perbedaan bermakna tiap tablet uji dengan signifikansi >0,05, namun hal ini tidak menurunkan mutu dan kualitas sampel uji.
Description: lengkap
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33016
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Resha Adriana Putri-FKIK.pdf6.83 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.