Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33015
Title: Perbedaan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Rural-Urban di Kabupaten Bogor Tahun 2014
Authors: Mayli Faroh Nabila
Advisors: Ratri Ciptaningtyas
Keywords: Kejadian Hipertensi;Masyarakat Rural;Masyarakat Urban
Issue Date: 6-Nov-2014
Publisher: Fakultas Kedokteran dan ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Latar Belakang: Perubahan gaya hidup pada masyarakat mengakibatkan peningkatan angka kejadian hipertensi. Prevalensi hipertensi meningkat cepat disinyalir karena adanya urbanisasi Perubahan ini berkontribusi pada prevalensi hipertensi yang lebih tinggi pada masyarakat urban ketika dibandingkan dengan masyarakat rural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kejadian hipertensi pada masyarakat rural dan urban di Kabupaten Bogor tahun 2014. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan sampel yang terbagi dalam 2 wilayah yakni rural dan urban. Wilayah rural diwakili oleh Desa Pabuaran di Kecamatan Sukamakmur sedangkan wilayah urban diwakili oleh Desa Jampang di Kecamatan Kemang. Analisis statistik yang digunakan yakni uji chi-square. Hasil: Kejadian hipertensi berdasarkan kelompok usia pada masyarakat urban dan rural paling banyak pada kelompok usia yang sama, yakni 55-64 tahun. Kejadian hipertensi berdasarkan jenis kelamin pada masyarakat rural lebih banyak pada perempuan, sedangkan pada masyarakat urban perbedaan pada laki-laki dan perempuan tidak begitu jauh. Kejadian hipertensi akibat konsumsi makanan asin, konsumsi makanan berlemak, tidak konsumsi buah dan sayur, dan obesitas lebih banyak terjadi pada masyarakat rural dibandingkan urban. Sedangkan kejadian hipertensi akibat perilaku merokok dan kurang aktivitas fisik lebih banyak terjadi pada masyarakat urban dibandingkan rural. Tidak ada perbedaan antara kejadian hipertensi pada masyarakat rural dan urban (p=0,874). Simpulan: Tidak ada perbedaan antara kejadian hipertensi pada masyarakat rural dan urban di Kabupaten Bogor tahun 2014. Namun, perubahan gaya hidup masyarakat rural yang mengikuti gaya hidup masyarakat urban harus segera ditindaklanjuti dengan penanggulangan penyakit hipertensi seperti peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dan deteksi dini faktor risiko.
Description: Lengkap
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/33015
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Mayli Faroh Nabila- FKIK.pdf2.23 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.