Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32959
Title: Gambaran Sistem Pelaporan Near Miss, Unsafe Act dan Unsafe Condition di Proyek Mass Rapid Transit Jakarta (MRTJ) Tokyu-WIKA Joint Operation Tahun 2016
Authors: Nuraini Fitri
Advisors: M Farid Hamzens
Keywords: Near Miss;Sistem Pelaporan;TWJO;Unsafe act;Unsafe Condition
Issue Date: 1-Jun-2016
Publisher: FKIK UIN Jakarta
Abstract: Tokyu-WIKA Joint Operation (TWJO) merupakan perusahaan kerjasama antara Tokyu Construction Co., Ltd dengan DSU I WIKA yang bergerak di bidang konstruksi Mass Rapid Transit Jakarta (MRTJ) Surface Section CP 101 & CP 102. Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di sektor konstruksi meliputi semua jenis pekerjaan proyek dan menimbulkan kerugian serius bagi perusahaan. Melaporkan semua kejadian yang tidak diinginkan seperti near miss merupakan aspek yang paling penting dari setiap program keselamatan. Semakin banyak near miss yang dilaporkan maka semakin banyak kesempatan untuk menyelidiki, mengidentifikasi dan memperbaiki akar penyebab sebelum kerugian serius terjadi. Sistem pelaporan near miss, unsafe act dan unsafe condition di TWJO belum memenuhi secara keseluruhan sistem pelaporan near miss (NEMIR System). Penelitian ini dimulai sejak bulan Agustus 2015 sampai dengan Juni 2016 untuk mengetahui gambaran sistem pelaporan near miss, unsafe act dan unsafe condition di Proyek MRTJ TWJO Tahun 2016. Pendekatan sistem (input, proses, output) dan teori NEMIR system digunakan untuk mengetahui sistem pelaporan near miss, unsafe act dan unsafe condition perusahaan yang terdiri dari material, SDM, metode, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi pelaksanaan pelaporan dan kemudian memperoleh laporan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara kepada informan, observasi dan mengumpulkan data sekunder melalui telaah dokumen. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pelaporan near miss, unsafe act dan unsafe condition di Proyek MRTJ TWJO belum terlaksana dengan baik sesuai dengan NEMIR system. Terdapat beberapa kekurangan pada masing-masing tahapan sistem input-proses-output (komponen standar belum maksimal, belum terdapat amnesti dan laporannya belum tercatat dan terdokumentasi dengan lengkap). Rekomendasi diberikan kepada pihak Divisi SHE dan Top Manajemen perusahaan yaitu membuat SOP terkait pelaporan dan form pelaporan unsafe act pada standar, memberlakukan punishment dan reward berkaitan dengan aktivitas pelaporan. Sedangkan untuk konsultan perusahaan rekomendasinya yaitu meningkatkan pemantauan dan pengawasan, memeriksa serta mengevaluasi kembali laporan-laporan SHE perusahaan.
Description: Lengkap
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32959
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
NURAINI FITRI-FKIK4.87 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.