Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32904
Title: Pembentukan ASEAN-CINA Free Trade Area (ACFTA) dan hubungan ekonomi ASEAN-CINA (2003-2009)
Authors: Ali Fikri Wibowo
Advisors: Dina Afrianty
Keywords: Pembentukan ASEAN-CINA Free Trade Area (ACFTA)
Issue Date: 13-Dec-2016
Publisher: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Penelitian ini melihat hubungan ekonomi yang terjadi antara ASEAN dan Cina hingga kedua belah pihak menyepakati pembentukan ASEAN-Cina Free Trade Area. Oleh karena itu, penulis mencoba menjabarkan kepentingan ASEAN dan Cina di balik pembentukan perjanjian ini. Kepentingan tersebut dipengaruhi dinamika internal dan eksternal yang terjadi baik dalam lingkup ASEAN maupun Cina, sehingga hubungan ekonomi ini sangat mencerminkan adanya interdependensi. Berdasarkan alasan-alasan yang dikemukakan dalam skripsi ini maka ACFTA bagi ASEAN dan Cina harus diwujudkan. Oleh karena itu, secara umum penulis melihat kerjasama ini dari perspektif neoliberal. Kemudian mencoba mengkhususkannya lagi melalui dua varian lain dalam perspektif tersebut, yaitu interdependensi yang dapat menjelaskan bahwa masing-masing pihak sangat membutuhkan perjanjian ini, dan neoliberal institusionalis yang mencoba menggambarkan peran dari sebuah rezim yang dalam hal ini adalah ACFTA. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang didasarkan pada pengumpulan data-data yang diperoleh dari berbagai sumber. Data-data ini kemudian penulis olah dengan bantuan kerangka pemikiran untuk mempermudah penulis dalam menjawab pertanyaan penelitian skripsi ini. Oleh karena itu, penulis memaparkan ataupun mendeskripsikan fakta-fakta terkait dengan pembahasan skripsi ini, lalu kemudian mencoba menganalisa fakta ataupun data tersebut pada bagian selanjutnya dalam penulisan. Penelitian ini memiliki hasil temuan bahwa melalui mekanisme free trade area, perdagangan dan investasi yang terjadi di antara pihak-pihak yang menyepakatinya menjadi meningkat. Namun, meningkatnya perdagangan dan investasi tersebut tentunya tidak sama jumlahnya dari segi nilai ekonomi. Dalam hal ini ada pihak yang lebih diuntungkan. Namun hal tersebut tidak menghalangi hubungan ekonomi yang terus berkembang di antara keduanya, karena melalui perspektif neoliberal, yang menjadi persoalan bukan dari jumlah nominal yang diperoleh, namun selama masing-masing pihak mendapatkan keuntungan, tidak hanya dengan jumlahnya maka kerjasama tersebut dapat diwujudkan. Selain itu kerjasama ini memiliki orientasi jangka panjang sehingga optimisme tersebut dapat mengalahkan hambatan yang menyertai kerjasama ini. Hal inilah yang menyebabkan ACFTA dapat terbentuk dan menjadi sangat penting bagi hubungan ekonomi ASEAN dan Cina.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32904
Appears in Collections:Tesis

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ALI FIKRI WIBOWO-FISIP.pdf887.32 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.