Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32571
Title: Konstruksi Realitas Sosial Berita Korupsi Di Metro Tv (Analisis Framing Pemberitaan “Skandal Akil Mochtar” dalam Primetime News)
Authors: Annisa Putri Hariyanti
Advisors: Tantan Hermansah
Keywords: Media Massa;Konstruksi realitas sosial;Akil Mochtar;Jimly Assidiqqie dan MK.
Issue Date: 4-Oct-2016
Abstract: ABSTRAK Annisa Putri Hariyanti Konstruksi Realitas Sosial Berita Korupsi di Metro TV (Analisis Framing Pemberitaan “Skandal Akil Mochtar” dalam Primetime News) Media massa merupakan sebuah alat untuk menyampaikan pesan dalam bentuk berita kepada khalayak. Berita atau pesan yang disampaikan oleh media massa seringkali dimaknai apa adanya oleh masyarakat, karena masyarakat lebih terpengaruh pada judul berita yang dimunculkan dan kesan yang disimpulkan oleh media massa daripada menganalisis secara mendalam isi berita tersebut. Berdasarkan konteks di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan mayor dan minor. Adapun mayornya adalah Bagaimana Metro TV melakukan konstruksi realitas sosial pada pemberitaan skandal Akil Mochtar terkait korupsi khususnya pada program berita Primetime News episode ‘Skandala Suap MK’? Kemudian, minornya adalah Bagaimana Metro TV memaknai korupsi dalam peliputan kasus korupsi di Indonesia? Metro TV cukup obyektif dan bekerja sesuai dengan kaidah jurnalistik yaitu cover both side atau berimbang dalam mengemas pemberitaan kasus korupsi Akil Mochtar. Realitas yang dibangun oleh Metro TV berpihak kepada kepentingan umum yang artinya asas kerja media sesuai visi dan misinya yakni menjadi stasiun televisi Indonesia dengan peringkat nomer satu di Indonesia, merangsang dan meningkatkan kemajuan bangsa dan negara, memberi informasi, menambah wawasan dan mencerdaskan penonton. Teori yang digunakkan yaitu konstruksi realitas sosial Berger dan Luckman dan analisis framing William A. Gamson dan Andre Mondigliani. Teori ini mengenai bagaimana sebuah berita terdiri atas kemasan atau cara pandang dan melalui mana konstruksi atas realitas itu dibentuk oleh media massa. Menurut Metro TV korupsi yang menimpa Akil Mochtar sebagai pejabat tinggi negara merupakan sebuah tragedi konstitusi. Kasus ini membuktikan bahwa memang benar ada mafia hukum dan permainan uang di Mahkamah Konstitusi (MK). Konstruksi realitas berita Akil Mochtar ini merupakan berita fakta peristiwa dan fakta pendapat, karena berita ini sedang terjadi dan menggunakan pendapat dari seseorang yang kompeten yaitu Jimly Assidiqqie. Kata kunci : Media massa, Konstruksi realitas sosial, Framing, William A. Gamson dan Andre Mondigliani, Korupsi, Akil Mochtar, Jimly Assidiqqie dan MK.
Description: iv, 80 hal,; 29,5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32571
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ANNISA PUTRI HARIYANTI-FDK.pdf2.78 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.