Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32547
Title: Analisis Semiotik Representasi Nasionalisme K.H. Hasyim Asy’ari Dalam Film Sang Kiai
Authors: Muhammad Reza Rijalul Umam
Advisors: Nasichah
Keywords: nalisis Semiotik;Film Sang Kiai;Nasionalisme, K.H. Hasyim Asy’ari
Issue Date: 3-Oct-2016
Abstract: ABSTRAK Muhammad Reza Rijalul Umam Analisis Semiotik Representasi Nasionalisme K.H. Hasyim Asy’ari Dalam Film Sang Kiai Film merupakan salah satu media audio visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada khalayak umum. Setiap film memiliki tujuan yang berbeda-beda, hal itu tergantung pada pihak produser. Secara umum banyak film yang memiliki tujuan sebagai hiburan, namun ada juga yang bertujuan memberi nilai-nilai edukasi pada penontonnya, salah satunya adalah film Sang Kiai. Film Sang Kiai merupakan film kolosal yang bertemakan sejarah, banyak nilai edukasi yang disampaikan dalam film ini. Film Sang Kiai secara khusus menceritakan tentang perjuangan K.H. Hasyim Asy’ari pada periode tahun 1942-1947. Diawali kedatangan tentara Jepang untuk menjajah Indonesia , hal ini menjadi awal dari permasalahan yang dihadapi K.H. Hasyim Asy’ari. pihak Jepang menangkap dan memenjarakan K.H. Hasyim Asy’ari dengan tuduhan sebagai dalang kerusuhan di Cukir dan tidak mau melakukan Seikairei. Akibatnya, beberapa kali K.H. Hasyim Asy’ari mendapat siksaan dari pihak Jepang. Namun, hal tersebut tak melunturkan perjuangannya untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peran penting dari perjuangan K.H. Hasyim Asy’ari ketika beliau mengeluarkan fatwa dan resolusi jihad. Peristiwa ini menjadi kunci dari pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Rumusan masalah dalam Penelitian adalah Bagaimana film ini mengemas makna representasi Nasionalisme KH. Hasyim Asy’ari dalam film Sang Kiai dilihat dalam perspektif semiotik Roland Barthes? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka penulis menggunakan metodologi penelitian kualitatif, dengan dua sumber data, yaitu data primer berupa rekaman film Sang Kiai dan data sekunder yang diperoleh dari internet, artikel Koran, majalah, dan buku-buku yang berhubungan dengan penelitian. Sedangkan metode yang digunakan semiotik Roland Barthes. Barthes mengembangkan semiotik menjadi dua tingkatan penandaan, yaitu denotasi dan konotasi yang menghasilkan makna eksplisit untuk memahami makna yang terkandung dalam film ini. Dalam kerangka Barthes, konotasi identik dengan operasi ideology yang disebutnya sebagai mitos dan berfungsi untuk mengungkapkan dan memberikan pembenaran bagi nilai-nilai dominan yang berlaku dalam suat periode tertentu. Subjek penelitian ini berupa film Sang Kiai. Dan unit analisisnya adalah potongan gambar adegan yang terdapat dalam film Sang Kiai. Hasil yang diperoleh dari penelitian analisis semiotik representasi nasionalisme K.H. Hasyim Asy’ari dalam film Sang Kiai, penulis menemukan representasi nasionalisme K.H. Hasyim Asy’ari, yaitu: 1) Rela berkorban, 2) memiliki jiwa patriot, 3) Keteguhan hati menjaga prinsip, 4) Memiliki loyalitas kepada Bangsa, 5) Memiliki jiwa militan, 6) Keberanian melawan penjajah, 7) Rasa cinta tanah air, 8) Berjuang mempertahankan kemerdekaan, dan 9) Keberanian menolak budaya penjajah. Kata Kunci: Analisis Semiotik, Film Sang Kiai, Nasionalisme, K.H. Hasyim Asy’ari.
Description: viii, 93 hal,; 29,5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32547
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
MUHAMMAD RIJALUL UMAM.PDF11.34 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.