Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32252
Title: Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Penerimaan Diri Warga Binaan Sosial (Wbs) Di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung Jakarta Timur
Authors: Nurhasanah
Advisors: Nasichah
Keywords: Bimbingan Agama,;Penerimaan Diri
Issue Date: 1-Sep-2016
Abstract: ABSTRAK Nurhasanah, 1111052000001, Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Penerimaan Diri Warga Binaan Sosial (Wbs) di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung Jakarta Timur. Di bawah Bimbingan Dra. Nasichah, MA. Jakarta sebagai Ibukota Negara, Kota Metropolitan, Pusat Pemerintahan dan Pusat Perekonomian serta sebutan predikat lainnya, mempunyai daya tarik tersendiri dibanding kota-kota lain di Indonesia. Berbagai masalah sosial di masyarakat merupakan suatu fenomena sosial yang mempunyai berbagai dimensi. Bagi golongan masyarakat yang memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, mereka akan dapat bersaing dengan masyarakat lain untuk memperoleh pekerjaan atau mencapai tujuannya, namun mereka yang tidak mempunyai bekal pengetahuan serta keterampilan yang memadai akan tersisih. Kondisi tersebut mempunyai konsekuensi persebaran penduduk yang tidak merata, arus urbanisasi yang tinggi, kualitas penduduk rendah, kemiskinan, kepadatan penduduk, perampokan, sampah yang berserakan dimana-mana sehingga dapat mengakibatkan banjir, dan tunawisma. Tunawisma yang kini berada di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung Jakarta Timur, setiap triwulannya semakin meningkat dan menjadi daya tarik utama penulis. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Penerimaan Diri Warga Binaan Sosial (Wbs) di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi, dua variabel yaitu Bimbingan agama sebagai variabel independent dan Penerimaan diri sebagai variabel dependent. Uji regresi yang dilakukan adalah uji Determinasi, uji koefisien regresi parsial, dan uji koefisien regresi simultan. Penelitian ini, melakukan uji validitas dan uji reabilitas terlebih dahulu sebelum melakukan penelitian dilapangan kepada 65 responden diluar responden sebenarnya. Nilai uji validitas dan reabilitas adalah 0,676. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai R sebesar 0,026 atau sama dengan 2,6%. Angka tersebut mempunyai arti bahwa hubungan antara bimbingan agama dengan penerimaan diri menunjukkan hubungan yang bertaraf sangat rendah. Secara parsial variabel bimbingan agama baik dalam bentuk pengetahuan maupun keterampilan tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan diri. Sedangkan jika keduanya di uji serempak atau simultan variabel, bimbingan agama tidak berpengaruh terhadap penerimaan diri warga binaan sosial (WBS), dengan perolehan Fhitung (0,837)<Ftabel(4,000) dan tingkat signifikansi 0,438>0,05.
Description: Vii, 102 hal,; 29,5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32252
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
NURHASANAH.PDF15.3 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.