Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32249
Title: Analisis Framing Pemberitaan Isis (Islamic State Of Iraq And Syria) Pada Republika Online Dan Merdeka.Com Edisi September 2014
Authors: Zaidatul Khoironi
Advisors: Rulli Nasrullah
Issue Date: 1-Sep-2016
Abstract: ABSTRAK Zaidatul Khoironi Analisis Framing Pemberitaan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) pada Republika Online dan Merdeka.Com Edisi September 2014. Kelompok gerilyawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) belakangan ini makin menghebohkan dunia umat Islam di seluruh dunia, karena disebut-sebut akan menghancurkan Ka’bah. ISIS merupakan negara baru yang dideklarasikan oleh Abu Bakar Al-Bahgdadi pada tanggal 9 April 2013, menyusul terjadinya perang saudara di Irak dan Suriah. Isu terkait pemberitaan ISIS menjadi perhatian media massa, tidak terkecuali Republika Online dan Merdeka.Com. Kemudian muncul pertanyaan, bagaimana sudut pandang Republika Online dan Merdeka.Com terhadap isu pemberitaan ISIS? Bagaimana Republika Online dan Merdeka.Com membingkai isu pemberitaan ISIS ini dalam beritanya? ISIS merupakan sebuah kelompok yang dianggap telah melakukan banyak aksi keji. Aksi kekejaman ISIS inilah yang telah menjatuhkan banyak korban jiwa. Republika Online memiliki sudut pandang yang berbeda dengan Merdeka.Com. Republika Online menyebutkan bahwa sikap Republika Online mengecam aksi keji yang dilakukan ISIS tersebut. Republika Online juga mengutip pendapat para tokoh-tokoh Negara seperti Perdana Menteri, Presiden, dan juru bicara Departemen Luar Negeri. Berbeda dengan Merdeka.Com, menyatakan adanya kontroversi, bentuk ketidakpahaman seseorang tentang bagaimana menghargai orang lain dengan baik. Merdeka.Com mengecam dan mewaspadai akan bahaya keberadaan ISIS tersebut. Fokus penelitian ini adalah enam berita yang berkaitan dengan pemberitaan ISIS di Republika Online dan Merdeka.Com edisi September 2014. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dan pendekatan yang dipakai adalah kualitatif untuk menganalisa berita Republika Online dan Merdeka.Com dengan menggunakan perangkat framing model Robert N. Entman yang menggunakan empat cara yakni problem identification, causal interpretation, moral evaluation, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan Republika Online cenderung melihat isu pemberitaan ISIS sebagai masalah hukum kaena menganggap aksi kekejaman ISIS ini merupakan pelanggaran hukum dengan menimbulkan banyak kerusuhan. Republika Online merekomendasikan sesuai dengan bingkai hukum agar kasus ini diproses hukum, dan korban harus dilindungi sebagai dukungan penegakan proses hukum. Sedangkan Merdeka.Com melihat isu pemberitaan ISIS ini sebagai masalah moral. Merdeka.Com menilai aksi kekejaman ISIS merupakan pelanggaran HAM. Merdeka.Com merekomendasikan sesuai dengan bingkai permasalahan moral agar kasus ini diproses hukum. Proses hukum menjadi cara yang tepat untuk mengadili kasus isu pemberitaan ISIS ini, karena ISIS telah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan yang ada di dalam masyarakat.
Description: v, 92 hal,; 29,5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32249
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ZAIDATUL KHOIRONI - FDK.pdf6.17 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.