Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32215
Title: Kesalehan Sosial Dalam Film Penjuru 5 Santri
Authors: Rina Yusrina
Advisors: Ade Rina Farida
Keywords: kesalehan sosial;penjuru 5 santri;film
Issue Date: 1-Sep-2016
Abstract: ABSTRAK Nama : Rina Yusrina NIM : 1111051000121 Kesalehan Sosial dalam Film Penjuru 5 Santri Film merupakan karya seni kolektif dan kolaboratif. Banyak film yang berusaha menyajikan tontonan yang sifatnya mengandung unsur-unsur informasi dan hiburan. Film Penjuru 5 Santri merupakan salah satu film yang sarat akan hal tersebut. Baik dari segi isi cerita maupun visual pengadeganan dari film tersebut. Penjuru 5 Santri, sebuah film drama religi yang di sutradarai oleh Wimbadi JP ini, memberikan nilai-nilai kesederhanaan dalam kehidupan dan pantang menyerah dengan segala kondisi yang terbatas. Berdasarkan uraian di atas, maka tujuan penulisan ini adalah untuk menjawab pertanyaan. Bagaimana makna kesalehan sosial dalam Film Penjuru 5 Santri dilihat dari denotasi, konotasi, dan mitos? Kemudian apa pesan dominan dalam kerangka kesalehan sosial di film penjuru 5 santri? Makna kesalehan sosial dalam film penjuru 5 santri jika dilihat dari segi denotasi disampaikan melalui kehidupan masarakat desa selopang ngulon dan Pesantren Budaya Ilmu Giri khususnya, lalu jika dipandang dari segi konotasi penyampaian makna kesalehan sosial dalam film ini ditunjukan melalui adegan-adegan yang menandakan sikap kesalehan sosial dan terakhir makna kesalehan sosial dari segi mitos disampaikan sesuai dengan ajaran-ajaran budaya islam dan budaya bangsa Indonesia Dalam hal ini, penelitian menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang menjelaskan makna denotasi, konotasi dan mitos. penelitian dapat lebih memahami pesan atau simbol yang terkadung dalam dialog, pengambilan gambar dan gerak para pemain Film Penjuru 5 Santri. Mengenai teori semiotika Roland Barthes memberi titik tekan pada makna denotasi, konotasi, dan mitos. makna denotasi adalah interaksi antar signifer dan signified dalam sign, dan antara sign dengan objek dalam realitas. Makna konotasi adalah interaksi yang muncul ketika sign bertemu dengan perasaan atau emosi pembaca. Sedangkan mitos dalam pengertian Roland Barthes adalam pengkodeaan makna dan nilai-nilai sosial sebagai sesuatu yang dianggap ilmiah. Pesan dominan dalam kerangka kesalehan sosial dalam Film Penjuru 5 Santri yaitu pembahasan mengenai kesalehan sosial dalam aktivitas sosial dan politik yaitu sikap kepedulian, karena perwujudan dari kesalehan dalam berhubungan dengan Allah dan Rosul-Nya. Dengan eksistensi kita di dalam kehidupan rumah tangga dan bermasyarakat dalam ruang lingkup terkecil-terdekat. Jadi kesalehan sosial dalam film penjuru 5 santri menunjukan hubungan yang mengatur antara manusia dengan manusia lainnya dan tidak lupa juga untuk mengutamakan hubungan antara manusia dengan Tuhannya.
Description: viii, 123 hal,; 29,5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/32215
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
RINA YUSRINA-FDK.pdf4.98 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.