Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31730
Title: Sakramen pengakuan dosa dan religiusitas (studi kasus jemaat Gereja Katedral Jakarta Pusat)
Authors: Ita siti Nurhalimah
Advisors: M. Nuh Hasan
Keywords: Sakramen;pengakuan dosa;religiusitas;Gereja Katedral Jakarta Pusat
Issue Date: 21-Jun-2016
Publisher: Jakarta: Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah, 2015
Abstract: Indonesia yang terkenal dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika memiliki pulau dari Sabang sampai Merauke, dengan berbagai ragam etnis dan suku yang memiliki kepercayaan yang berbeda-beda. Dalam segi agama rakyat Indonesia bebas memeluk agama yang mana saja yang menurutnya benar. Akan tetapi agama yang diakui secara yuridis oleh pemerintah hanya ada 6 agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. Semua agama tersebut mengajarkan kebenaran dan cinta kasih. Semua agama mengenal istilah dosa dan cara membersihkan dosa tersebut. Dalam agama Kristen lebih tepatnya Katolik cara untuk menyucikan dosa disebut sakramen pengakuan dosa. Setiap prilaku seseorang dalam hal agama biasa disebut religiusitas seseorang, religiusitas merupakan bentuk ketaatan penganut agama terhadap agama yang dianutnya yang dibuktikan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan bumi. Yang menjadi masalah disini adalah bagaimana keterkaitan antara sakramen pengakuan dosa terhadap religiusitas. Penelitian ini merupakan jawaban atas kegelisahan penulis ketika berkunjung ke Gereja dan melihat kamar-kamar yang terletak dibagian pinggir gereja, ternyata itu adalah kamar pengakuan dosa. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana keterkaitan sakramen pengakuan dosa terhadap tingkat religiusitas para jemaat gereja. Dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif, analisis dilakukan langsung terjun ke lapangan dengan melakukan wawancara terhadap pendeta dan penyebaran questioner ke Jemaat gereja. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah jemaat gereja katedral Jakarta pusat. Kemudian data-data tersebut ditelaah dan dideskripsikan supaya bisa diketahui keterkaitan dari sakramen pengakuan dosa tersebut terhadap tingkat religiusitas jemaat gereja katedral Jakarta tersebut. Tingkat religiusitas jemaat Gereja katedral Jakarta pusat tersebut ternyata meningkat pasca melakukan sakramen pengakuan dosa. Sakramen pengakuan dosa juga memiliki keterkaitan dengan religiusitas, karena ada perubahan sikap dan pemahan yang signifikan pasca melaksanakan sakramen pengakuan dosa tersebut. Ini berdasar kan tujuh dimensi religiusitas yang dikemukakan oleh Kendler dengan jawaban setuju untuk pernyataan Favorable dan tidak setuju untuk pernyataan unfavorable.
Description: vii, 61 hal.; 29 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31730
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ITA SITI NURHALLIMAH-FU.pdfSkripsi1.31 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.