Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31314
Title: Revitalisasi maqasid al-Shari’ah dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia (studi kasus atas fatwa-fatwa DSN-MUI Tahun 2000-2006)
Authors: M. Atho Mudzhar
Keywords: DSN-MUI;fatwa;fiqh principles;Maqasid al-Shari’ah
Issue Date: 25-May-2016
Series/Report no.: Vol. 4, No. 1, 2014;1-19 hal.
Abstract: Studi ini menguji bagaimana konsep Maqa>s}id al-Shari>’ah digunakan atau direvitalisasi sebagai h}ujjah dalam 53 fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dikeluarkan selama periode 2000-2006. Oleh karena muara Maqa>s}id al-Shari>’ah itu adalah mas}lahat, maka metode pengujian itu dilakukan dengan mencermati penggunaan kaidah-kaidah fikih yang terkait dengan maslahat dalam fatwa-fatwa DSN-MUI. Studi ini menemukan bahwa dalam 50 dari 53 fatwa DSN-MUI dicantumkan kaidah fikih dalam pertimbangannya, meskipun sebelumnya telah dilengkapi dengan argument nas Alquran dan Hadis, serta Ijma>’ dan Qiya>s}. Terdapat 11 macam kaidah fikih yang digunakan, minimal tercantum satu kaidah dan maksimal lima kaidah dalam sebuah fatwa. Frekwensi penggunaan kaidah fikih secara keseluruhan sebanyak 134 kali, sehingga setiap fatwa rata-rata menggunakan 2, 5 kaidah fikih. Kaidah fikih yang dominan digunakan ialah kaidah yang menyatakan bahwa asal hukum urusan muamalat itu dibolehkan selama tidak ada dalil yang mengharamkannya. Kaidah yang sangat umum ini, seringkali digunakan tanpa disertai dengan kaidah lain yang lebih khusus, sehingga mengesankan fatwa DSN-MUI cenderung permisif atau liberal dan kurang jitu sudut argumennya (wijhat al-naz}ar), meskipun mungkin masih absah.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31314
ISSN: 20889445
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
M. Atho Mudzhar.pdfe-Journal826.2 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.