Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31307
Title: Kebebasan dan Penodaan Agama: Menimbang proyek “jalan tengah” mahkamah konstitusi RI
Authors: Rumadi
Keywords: Mahkamah Konstitusi;kebebasan beragama;kasus penodaan agama;"jalan Tengah"
Issue Date: 25-May-2016
Series/Report no.: Vol. 1, No. 2, 2012;245-271 hal.
Abstract: Paper ini dimaksudkan untuk menguji sejauh mana Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia mempunyai perspektif mengenai kebebasan beragama dan penodaan agama dalam Amar Putusan terhadap judicial review UU No. 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan atau Penodaan Agama. Penulis berargumentasi bahwa penggunaan istilah penodaan agama dalam hukum pidana di Indonesia masih rancu dan belum dapat memilah beberapa konsep yang ada, seperti, blashphemy, defamation of religion, dan hatred speech. Nyatanya, ketiga konsep tersebut dipergunakan secara serampangan dan tumpang tindih. Di samping itu, penulis juga berkesimpulan bahwa MK telah gagal menempuh "jalan tengah" di anatara berbagai tarikan kepentingan dalam judicial review tersebut. Pertimbangan hukum MK tidak semata-mata soal konstitusi, tetapi juga memuat pertimbangan politik, di mana secara tidak disadari MK telah menghidupkan kembali ideologi politik "Piagam Jakarta".
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31307
ISSN: 20889445
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Rumadi.pdfe-Journal831.27 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.