Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31289
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorWiwi Siti Sajaroh-
dc.date.accessioned2016-05-24T04:28:39Z-
dc.date.available2016-05-24T04:28:39Z-
dc.date.issued2016-05-24-
dc.identifier.issn20878265-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31289-
dc.description.abstractArtikel ini mengulas pandangan tasauf wahdah al-wujud dalam menempatkan alam sebagai satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari tiga unsur saling terkait: Tuhan, manusia dan alam. Oleh karenanya, para penganut konsep wahdah al-wujud, khususnya Ibn 'Arabi, menafsirkan alam sebagai kesatuan dengan Tuhan, dengan pandangan bahwa jika manusia merusak alam, sesungguhnya ia pun telah merusak Tuhan. Selain perspektif wahdah al-wujud, tulisan ini juga mengemukakan pandangan dari aliran tasauf lain seperti aliran iluminasi (isyraqi), manifestasi (tajalli), hikmah muta 'aliyyah, dan atomistik, sebagai perbandingan terhadap aliran wahdah al-wujud.en_US
dc.language.isoinen_US
dc.relation.ispartofseriesVol. 1, No. 1, 2014;69-76 hal.-
dc.subjectAlamen_US
dc.subjectNur Muhammaden_US
dc.subjectTajallien_US
dc.subjectTanazzulen_US
dc.titleWahdah al-wujud dan pelestarian alam: kajian tasauf tentang lingkungan hidupen_US
dc.typeJournalen_US
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Wiwi Siti Sajaroh.pdfe-Journal9.02 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.