Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31180
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorArip Purkon-
dc.date.accessioned2016-05-18T02:57:22Z-
dc.date.available2016-05-18T02:57:22Z-
dc.date.issued2016-05-18-
dc.identifier.issn23561440-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/31180-
dc.description.abstractKorelasi Antara Pelanggaran Etika dan Penegakan Hukum. Etika dan hukum merupakan dua hal yang saling berkaitan. Etika merupakan tolak ukur sesuatu berdasarkan kesesuaiannya dengan nilai-nilai kebaikan, kesopanan dan kepantasan. Sementara hukum merupakan penilaian benar atau salah yang umumnya berdasarkan norma tertulis. Ketika hukum hanya dipahami sebagai teknis prosedural dan formal, maka aspek etika sering terlupakan. Ada perbuatan yang dianggap melanggar hukum, tetapi secara etika masih dipersepsikan baik. Dan juga sebaliknya, ada yang perbuatan yang dianggap melanggar etika, tetapi secara prosedural dan formal tidak melanggar hukum. Dua hal ini perlu disinkronkan agar tidak terjadi dualisme antara pemaknaan etika dan hukum.en_US
dc.language.isoinen_US
dc.relation.ispartofseriesVol. 1, No. 2, 2014;207-220 hal.-
dc.subjectEtikaen_US
dc.subjecthukumen_US
dc.subjectmoralen_US
dc.subjectpernikahanen_US
dc.titleKorelasi antara pelanggaran etika dan penegakan hukum (analisis kasus nikah sirri dan singkat bupati garut)en_US
dc.typeJournalen_US
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Arip Purkon.pdfe-Journal566.94 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.