Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/30898
Title: Mandat liga bangsa-bangsa: kegagalan Palestina menjadi negara merdeka (1920-1948)
Authors: Hanafi Wibowo
Keywords: Mandat inggris;palestina;nasionalisme arab
Issue Date: 27-Apr-2016
Series/Report no.: Vol. 20, No. 2, 2014;53-65 hal.
Abstract: Artikel ini mengkaji Palestina pada masa Mandat Inggris melalui Metode Historis dengan Pendekatan Politik. Pasca Perang Dunia Pertama (1914-1918), Inggris mendapat mandat dari Liga Bangsa Bangsa untuk mengelola administrasi bekas wilayah wilayah Arab yang sebelumnya adalah bekas wilayah Turki Usmani. Di dalam proses pengelolaan ini, terjadi permasalahan dimana muncul dua kekuatan yang saling bertentangan yaitu Zionis Yahudi sebagai pendatang baru dan rakyat Palestina sebagai penduduk asli. Keinginan Liga Bangsa Bangsa yang menugaskan Inggris untuk memberikan masing masing kedua bangsa itu sebuah negara yang merdeka mendapat penolakan baik dari pihak Palestina maupun dari pihak Yahudi itu sendiri. Studi ini juga mempelajari dampak dari keberhasilan orang Yahudi mendirikan Israel diatas penderitaan rakyat Palestina. Artikel ini ingin menjelaskan mengapa Palestina mengalami kegagalan dalam mendirikan sebuah negara merdeka yang penulis dapatkan dari pelbagai sumber dan data-data tertulis. Menurut penelahaan penulis, era Mandat Inggris adalah akar dan awal kegagalan Palestina mendirikan negara merdeka, selain itu terdapat dua faktor penting penyebab kegagalan tersebut. Pertama, adalah faktor internal dari rakyat yang saat itu berupa adanya kesalahan strategi dari elit dan rakyat Palestina sendiri. Kedua yaitu faktor eksternal adalah campur tangan negara-negara Arab tetangga yang memecah Palestina demi kepentingannya.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/30898
ISSN: 08531692
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Hanafi Wibowo.pdfe-Journal426.25 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.