Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/29962
Title: Analisis penerapan pernyataan standar akuntansi keuangan : PSAK 105 pada pembiayaan mudharabah di Bank Muamalat Indonesia
Authors: Aliyah
Advisors: Lili Bariadi
Keywords: perlakuan akuntansi;psak 105;pembiayaan mudharabah
Issue Date: 22-Jan-2016
Publisher: Jakarta : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, 2015
Series/Report no.: 0115-12-24621;
Abstract: Bank Muamalat Sebagai Bank Syariah pertama di Indonesia memiliki banyak produk yang ditawarkan, salah satunya yaitu produk pembiayaan mudharabah. Mudharabah adalah bentuk kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib), dimana keuntungan dari usaha tersebut dibagi menurut kesepakatan bersama atau munurut akad yang telah ditentukan sebelumnya. Mudharabah sendiri menggunakan prinsip bagi hasil maka dari itu penting penerapan akuntansi pada akad mudharabah ini, karena untuk menentukan hak dan kewajiban pihak-pihak yang terkait secara syar’i. Peraturan tentang akuntansi syariah di indonesia adalah PSAK yang dterbitkan oleh IAI(Ikatan Akuntan Indonesia) salah satunya yaitu PSAK 105 tentang mudharabah yaitu mengatur perlakuan terhadap pembiayaan mudharabah, meliputi perlakuan terhadap penerapan bagi hasil, pengakuan, pengukuran, pengungkapan dan penyajian laporan pada bank syariah. Perumusan masalah dalam Penelitian ini adalah bagaimana mekanisme pembiayaan mudharabah di Bank Muamalat Indonesia dan apakah penerapan perlakuan akuntansi mudharabah di Bank Muamalat Indonesia telah sesuai dengan PSAK 105. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yang memberikan gambaran mengenai perlakuan akuntansi pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia untuk periode tahun 2012 -2013. Hasil analisis penulis, menyatakan bahwa perlakuan akuntansi pembiayaan mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia telah dilakukan dengan baik, karena pencatatan transaksi – transaksi sudah dilakukan sesuai Standar Akuntansi Keuangan. Akan tetapi Pada saat awal penerapan akuntansi, saat pengakuan akad mudharabah ini tidak diatur dalam PSAK 105. Namun pada saat itu Bank Muamalat Indonesia mengakuinya terlebih dahulu sebagai kewajiban karena belum terjadi penyerahan modal kepada mudharib. Dan pada saat penerapan akuntansi saat pengakuan pembelian sebesar harga perolehan tidak diatur dalam PSAK 105, Bank Muamalat Indonesia mengakuinya sebagai penambahan persediaan. Dan prosedur pembiayaan mudharabah di Bank Muamalat Indonesia cukup baik dan teliti sehingga dapat menimalisir terjadinya resiko dalam pembiayaan, mulai dari permohonan pembiayaan, BI checking, keputusan, realisasi, pemantauan sampai dengan pelunasan kepada kepada bank selaku pemilik dana (investor).
Description: x, 90 hal. ; 29 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/29962
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ALIYAH - FIDKOM.pdfskripsi2.4 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.