Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/29787
Title: Pengaruh usia, pendidikan, pendapatan, faktor sosial, budaya, pribadi, dan motivasi terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras di wilayah Jakarta Barat
Authors: Benita Fitriana
Advisors: Ujang Maman
Siti Rochaeni
Keywords: faktor budaya;sosial;pribadi;motivasi;persepsi;pangan non beras;kecamatan cengkareng;jakarta barat
Issue Date: 20-Jan-2016
Publisher: Jakarta : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah, 2015
Series/Report no.: 0115-12-24571;
Abstract: Peran pokok pertanian sebagai mesin penggerak ekonomi nasional adalah menciptakan ketahanan pangan. Laju pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia mengalami pertambahan angka yang cukup besar, dan ini menjadi tantangan dalam menciptakan ketahanan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Mengidentifikasi karakteristik keluarga responden Jakarta Barat. 2) Mengidentifikasi indikator-indikator faktor sosial, budaya, pribadi, dan motivasi terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras. 3) Menganalisis pengaruh usia, pendapatan, pendidikan, faktor sosial, budaya, pribadi, dan motivasi terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan secara sengaja (purposive) di Kecamatan Cengakareng Jakarta Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh secara langsung dari responden dengan menggunakan kueisoner dan wawancara dengan pihak yang terkait, sedangkan data sekunder meliputi gambaran umum wilayah penelitian, data penduduk, dan data potensi pangan lokal dari sumber-sumber yang relevan seperti buku, Badan Pusat Statistik (BPS), jurnal dan data dari dinas instansi terkait. Metode penentuan sampel dilakukan dengan secara (purposive) dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden. Pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda dibantu software SPPS 14.0. Berdasarkan faktor sosial masyarakat kurang menerima adanya pangan non beras. Faktor budaya, masyarakat Jakarta Barat adaptif terhadap konsumsi pangan pokok non beras.. Faktor pribadi pada masyarakat Jakarta Barat terbuka akan adanya pangan pokok non beras, kurangnya motivasi masyarakat untuk mengonsumsi pangan pokok non beras, sehingga pada persepsi konsumsi pangan pokok non beras keseluruhannya masyarakat Jakarta Barat kurang responsive terhadap konsumsi pangan pokok non beras Hasil analisis data adanya pengaruh variabel sosial dan pribadi terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras, terlihat dari pengaruh yang positif dan sangat signifikan variabel sosial dan pribadi dengan Uji F (uji menyeluruh) terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras di Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Uji determinasi R2 variabel nilai persepsi konsumsi pangan pokok non beras yang dapat dijelaskan oleh usia, pendidikan, pendapatan, faktor sosial, budaya, pribadi, motivasi, dan pendapatan sebesar 21.1 %. Dan sisanya 78.9% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat pada penelitian ini. Berdasarkan hasil uji regresi terlihat bahwa variabel motivasi adalah variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap persepsi konsumsi pangan pokok nonberas.
Description: vi, 118 hal. ; 29 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/29787
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BENITA FITRIANA-FST.pdfskripsi1.31 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.