Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/29089
Title: Pengaruh self-control dan moral disengagement terhadap aggressive driving pada pengemudi sepeda motor
Authors: Adam Luthfie
Advisors: Neneng Tati Sumiati
Yufi Adriani
Keywords: self-control;moral disengagement;aggressive driving
Issue Date: 21-Nov-2015
Publisher: Jakarta : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah, 2014
Series/Report no.: 0115-10-24261; 1570 PSI p
Abstract: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan subjek penelitian sebanyak 431 responden pengemudi sepeda motor. Untuk mengukur aggressive driving, penulis menggunakan alat ukur yang dibuat oleh Houston, Harris, & Norman (2003), alat ukur low self-control berdasarkan adaptasi dan modifikasi dari Grasmick, dkk (1993), sedangkan alat ukur moral disengagement berdasarkan adaptasi dan modifikasi dari Bandura (1996) Uji validitas alat ukur diuji dengan menggunakan CFA (confirmatory factor analysis) dan uji hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan multiple regression analysis. Semua teknik pengolahan dan pengujian data dilakukan dengan menggunakan software SPSS 20.0 dan LISREL 8.80. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara low self-control dan moral disengagement terhadap aggressive driving, dengan proporsi varians sebesar 41,2%. Berdasarkan uji hipotesis minor, hanya variabel impulsivity, risk seeking, self centered, moral justification, dan euphemistic labelling yang menunjukkan hasil yang signifikan pengaruhnya terhadap aggressive driving. Sedangkan simple task, physical activity, temper, advantageous comparison, diffusion of responsibility, displacement of responsibility, disregard/distorting the consequences, dehumanization, dan attribution of blame menunjukkan hasil yang tidak signifikan pengaruhnya terhadap aggressive driving. Hal tersebut berarti menyatakan bahwa dari 14 independent variable yang ada, hanya lima independent variable yang menunjukkan hasil signifikan pengaruhnya terhadap dependent variable. Untuk penelitian selanjutnya, masih banyak faktor-faktor lain yang menarik dan dapat dijadikan variabel independen seperti usia, jenis kelamin, anonimitas, trait personality, consideration of future consequences, dan tingkat stress, untuk melihat pengaruhnya terhadap aggressive driving. Hal tersebut diperlukan untuk mengetahui sisa 58,8% faktor lain dari proporsi varians 41,2% dalam penelitian ini yang mempengaruhi aggressive driving.
Description: xvii, 98 hlm.; 30 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/29089
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ADAM LUTHFIE-FPSI.pdfSkripsi3.16 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.