Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28900
Title: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kalideres Tahun 2015
Authors: Ismi Dzalva Alfiah
Advisors: M. Farid Hamzens
Raihana Nadra AlKaff
Keywords: Keluarga Berencana;MKJP;Kecamatan Kalideres
Issue Date: 13-Nov-2015
Abstract: Pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dapat menimbulkan permasalahan kependudukan, dan merupakan penyebab tidak langsung terhadap peningkatan AKI. Berdasarkan hasil SDKI tahun 2012, penggunaan kontrasepsi di Indonesia didominasi oleh penggunaan kontrasepsi jenis suntik (34,3%) dan pil (13,9%). Akan tetapi penggunaan kontrasepsi tersebut memiliki angka putus pakai yang cukup tinggi dibandingkan dengan alat/ cara kontrasepsi modern lainnya yaitu 40,7% pada jenis pil dan 24,7% pada kontrasepsi jenis suntik. Dalam mengantisipasi kemungkinan putus pakai alat/ cara kontrasepsi dan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, maka program KB Nasional di Indonesia lebih diarahkan kepada pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Kecamatan Kalideres merupakan wilayah yang memiliki penduduk kedua terbanyak dengan jumlah bayi lahir hidup tertinggi, namun proporsi peserta KB aktif pengguna MKJP berada pada posisi yang rendah yaitu 17,66%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kalideres tahun 2015. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pengambilan sampel secara systematic random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 90 orang akseptor KB. Hasil penelitian uji statistik menggunaan uji chi square pada ∝ = 5% menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan (p = 0.007, OR = 7.759) dan keterampilan terkait kontrasepsi (p = 0.002, OR = -) dengan penggunaan MKJP. Sementara variabel pengetahuan (OR = 0.683), sikap (OR = 1.231), keterpaparan informasi kontrasepsi (OR = 0.298), dukungan suami (OR = -), dukungan teman (OR = -), dukungan tenaga kesehatan (OR = 1.286), serta dukungan pemimpin dalam komunitas (OR = 0.772) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan MKJP. Oleh karena itu, kepada Puskesmas Kecamatan Kalideres diharapkan mempertahankan dan meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan terkait kontrasepsi, untuk akseptor KB diharapkan berperan aktif dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan kontrasepsi terutama MKJP serta kepada sektor terkait diharapkan meningkatkan pengetahuan masyarakat dan melakukan klarifikasi terhadap mitos mengenai MKJP. Kata Kunci: Keluarga Berencana, MKJP, Kecamatan Kalideres Daftar Bacaan : 40 (1980-2014)
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28900
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ISMI DZALVA ALFIAH-FKIK.pdflengkap2.72 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.