Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28715
Title: Pengaruh Strategi Pembelajaran Konflik Kognitif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
Authors: AZIZAH
Keywords: Pembelajaran;Konflik Kognitif
Issue Date: 19-Oct-2015
Abstract: “Pengaruh Strategi Pembelajaran Konflik Kognitif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa”. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, September 2014. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 12 Jakarta tahun ajaran 2013/2014, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh strategi konflik kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Indikator kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diukur dalam penelitian ini yaitu: (1) mengidentifikasi kecukupan data yang diperlukan, (2) menerapkan strategi yang tepat untuk menyelesaikan masalah, (3) menyelesaikan masalah yang muncul dalam matematika dan dalam konteks lain selain matematika, dan (4) menjelaskan dan memeriksa hasil kebenaran sesuai permasalahan asal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan rancangan penelitian the posttest only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 78 siswa yang terdiri dari 38 siswa pada kelas eksperimen dan 40 siswa pada kelas kontrol yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi konflik kognitif lebih tinggi dari pada siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi ekspositori. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil posttest kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi konflik kognitif sebesar 64,37 dan nilai rata-rata hasil posttest kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan strategi ekspositori sebesar 54,5. Berdasarkan hipotesis dengan menggunkan uji-t diperoleh hasil 􀝐ℎ􀝅􀝐􀝑􀝊􀝃 2,50 dan 􀝐􀯧􀯔􀯕􀯘􀯟 pada taraf signifikansi 􀟙 = 5% = 0,05 sebesar 1,99, maka 􀝐􀯛􀯜􀯧􀯨􀯡􀯚 > 􀝐􀯧􀯔􀯕􀯘􀯟. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan strategi konflik kognitif lebih tinggi secara signifikan dari pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan strategi ekspositori.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28715
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
AZIZAH 109017000004.pdf29.8 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.