Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28664
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorTantan Hermansah-
dc.contributor.authorFauziah Mursid-
dc.date.accessioned2015-10-12T06:14:22Z-
dc.date.available2015-10-12T06:14:22Z-
dc.date.issued2015-10-12-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28664-
dc.descriptionviii, 78 hal,; 29,5 cmen_US
dc.description.abstractABSTRAK Fauziah Mursid Analisis Wacana Teun A Van Dijk dalam Pemberitaan Laporan Utama Majalah Gatra tentang Seruan Boikot Israel dari New York Israel dan Palestina adalah dua negeri yang tidak terlepas dari pembicaraan publik. Masalah wilayah yang terjadi antara Israel dan Palestina sejak tahun 1947 terus berkembang hingga saat ini. Terakhir pemberitaan mengenai masalah ini adalah upaya yang dilakukan negara-negara dunia untuk menekan Israel yakni melakukan gerakan pemboikotan terhadap produk Israel yang dihasilkan di wilayah kependudukan. Selanjutnya pernyataan ini berkembang menjadi pemberitaan yang hangat di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Berbagai media massa di Indonesia mengangkat berita seputar boikot ini. Salah satunya adalah Majalah Gatra yang mengangkat tema ini sebagai laporan utama. Namun, disadari atau tidak, media massa saat ini merupakan arena konstruksi dan produksi makna sebuah realitas. Untuk mengetahui produksi berita dalam Majalah Gatra, maka timbul beberapa pertanyaan, yaitu: Bagaimana deskripsi teks yang dibangun majalah Gatra pada Pemberitaan Seruan Boikot Israel dari New York? Bagaimana model kognisi sosial Majalah Gatra pada Pemberitaan Seruan Boikot Israel dari New York? Bagaimana konteks sosial Majalah Gatra pada Pemberitaan Seruan Boikot Israel dari New York? Dalam menjawab rumusan masalah ini, teori yang penulis gunakan adalah teori analisis wacana Teun A van Dijk yang lebih mendekatkan pada segi kognisi sosial, melihat bagaimana kognisi yang dibangun dalam hal ini adalah penulis majalah Gatra. Selain itu, kognisi juga bukan tercipta dengan sendirinya tetapi merupakan produk konstruksi dari lingkungan kognisi itu lahir, yakni konteks sosial. Konteks sosial juga berperan dalam penentuan kognisi sosial seseorang. Melalui wawancara dan analisis dokumentasi yang peneliti lakukan, bahwa pemberitaan Israel dan Palestina selama ini berkembang menjadi isu sentimen agama mengingat kultur di Indonesia yang mayoritas Islam termasuk pada pemberitaan boikot produk Israel ini. Pada pemberitaan boikot produk Israel tersebut, bukan hanya memberitakan mengenai pernyataan Marty atas boikot produk saja. Tetapi juga lebih banyak penambahan makna yang mendukung atas pemboikotan tersebut. Pemilihan kata dalam teks serta skema komposisi berita yang menjadi alasan bentuk ketimpangan tersebut. Penulis melihat berita tersebut bukan hadir dengan sendirinya melainkan merupakan hasil dari kognisi penulis berita disertai konteks sosial yang melatarbelakanginya.en_US
dc.description.sponsorshipTantan Hermansyah, M.Sien_US
dc.language.isoinen_US
dc.titleAnalisis Wacana Teun A Van Dijk Dalam Pemberitaan Laporan Utama Majalah Gatra Tentang Seruan Boikot Israel Dari New Yorken_US
dc.typeSkripsien_US
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
FAUZIAH MURSID-FDK.pdf3.73 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.