Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28553
Title: Peranan sikap, norma subjektif dan perceived behavioral control (pbc) terhadap lntensi berhenti merokok pada perokok mahasiswa uin syarif hidayatullah jakarta
Authors: Kiki rahmi anggunia
Advisors: lkhwan Luthfi
Gazi Saloom
Keywords: Peranan sikap;Perceived Behavioral control
Issue Date: 23-Sep-2015
Publisher: Jakarta : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah, 2015
Series/Report no.: ;807 PSI p
Abstract: Perilaku merokok paling banyak ditemui pada perokok usia dewasa muda. Salah satu cara untuk menghindari berbagai penyakit mematikan dan menjaga \ingkungan dari asap rokok, Pemerintah menetapkan beberapa aturan untuk tidak merokok di tempat umum. Namun jumlah perokok malah semakin tinggi. Berdasarkan teori Planned Behavior, perilaku manusia ditentukan oleh sikap, norma subjektif dan PBC melalui intensi perilaku. lntensi perilaku adalah indikasi kesiapan seseorang untuk menampilkan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sikap, norma subjektif dan PBC terhadap intense perilaku. Penelitian 1n1 menggunakan pendekatan kuantitatif dan diikuti oleh 100 subjek penelitian yang diambil secara purposive. lnstrumen pengumpulan data adalah dengan model skala Likert dan skala Semantic Differential. Berdasarkan hasil penelitian, gambaran intensi berhenti merokok pada mahasiswa berada pada kategori sedang yaitu sebesar 56%, sedangkan sikap karena dibagi menjadi dua kategori maka sikap perokok didominasi oleh kategori negatif sebesar 54 %. Untuk norma subjektif para perokok juga masuk dalam kategori sedang dengan 69 % demikian juga halnya PBC 57 % di kategori sedang. Dari ana\isis data dengan multiple regresi linier dengan melihat R square dihasilkan sikap, norma subjektif dan PBC memberi sumbangan yang signifikan terhadap intensi perilaku berhenti merokok sebesar 29,3 %. Hasil uji signifikansi pengaruh variabel independen dilihat dari uji F dengan F hitung 13.281 > F tabel dengan signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya Ha diterima. Untuk variabel yang memiliki pengaruh paling signifikan dengan melihat nilai beta output coefficient yakni variabel PBC sebagai penyumbang terbesar 31,8 %, kemudian penyumbang terbesar kedua norma subjektif sebesar 24,4 % dan sikap sebagai penyumbang terendah 17,0 %.
Description: XIv, 128 p
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28553
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
KIKI RAHMI ANGGUNIA-FPS.pdf43.33 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.