Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28344
Title: Martabat Tujuh Hasan Mustopa
Authors: Wiwi Siti Sajaroh
Keywords: Martabat Tujuh
Issue Date: 14-Sep-2015
Publisher: Jakarta : Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, 2015
Abstract: Haji Hasan Mustopa mencoba membumikan konsep Martabat Tujuh dengan pemahaman yang lebih sederahana, supaya mudah dimengerti oleh masyarakat awam. Diantaramya dengan menggunakan puisi yang mengandung nada dan berbahasa sunda (guritan), agar enak didengarm mudah diingat, dan mudah dipahami dan Haji Hasan Mustapa salah seorang tokoh Tasawuf yang berasal dari kalangan elite pribumi, dari keluarga camat perkebunan di Cikajang, Garut. Ia mempunyai dua kekuatan yang melekat pada dirinya, yaitu sebagai seorang “menak“ sunda dan sebagai seorang santri. Dua factor ini merupakan dua hal yang berbeda, bahkan dalam konteks kesundaan, terjadi “kesenjangan” antara kaum ménak dan ulama atau santri dari kalangan pesantren, yang dihasilkan dari kebijakan colonial. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan secara tidak langsung berdampak pada perbedaan orientasi budaya. Haji Hasan Mustopa mewakili sosok ménak yang sangat kuat bergumul dengan aktifitas sastra dan budaya Sunda. Sementara factor lain yang dimiliki oleh ahji hasan Mustopa sebagai seorang santri dianmggap mampu mengembangkan tradisi lokal pesantren yang didominasi oleh tradisi Islam.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/28344
Appears in Collections:Laporan Penelitian

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
WIWI SITI SAJAROH-FISIP-2013.pdf598.34 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.