Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/277
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorROUDHONAHin_ID
dc.contributor.authorMURSYIDI, Ahmad-
dc.date.accessioned2012-10-05T13:59:21Z-
dc.date.available2012-10-05 13:59:21.703+07-
dc.date.copyright2 Agustus 2011-
dc.date.created2011-
dc.date.issued2012-10-05-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/277-
dc.descriptionviii, 77 hal.;28 cmin_ID
dc.description.abstractPada zaman sekarang ini nilai-nilai akhlak yang sudah tertanam di dalam masyarakat sudah mulai menurun, untuk itu, KH. Ahmad Syarifuddin Abdul Ghani sebagai seorang pemimpin Pondok Pesantren al-Hidayah dan sebagai kiai di lingkungan Pondok Pesantren al-Hidayah kampung Basmol mempunyai peranan penting untuk membentuk masyarakat yang berakhlak karimah. Selain itu juga untuk meyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakatnya yang meliputi aqidah, ibadah, syari’ah, dan akhlak, dalam aspek akhlak perlunya pembinaan akhlak yang baik bagi masyarakat, oleh karena itu diperlukan adanya strategi komunikasi KH. Syarifuddin Abdu Ghani dalam pembinaan akhlak pada masyarakat lingkungan Pondok Pesantren al-Hidayah kampung Basmol agar tujuan tersebut tercapai. Bagaimana strategi komunikasi dan metode apa saja yang digunakan KH. Ahmad Syarifuddin dalam pembinaan akhlak? Bagaimana bentuk komunikasi KH. Ahmad Syarifuddin dalam pembinaan akhlak? Apa saja hambatan-hambatan komunikasi dalam pembinaan akhlak? Strategi komunikasi yang digunakan KH. Ahmad Syarifuddin dalam pembinaan akhlak adalah; Mengenal komunikan, menentukan pesan, membujuk, mengontrol, mengantisipasi, merangkul dan strategi memberi kabar gembira dan peringatan. Metode yang digunakan adalah cerita, diskusi, tanya jawab, ceramah dan nasihat. Bentuk komunikasi yang dilakukan oleh KH. Ahmad Syarifuddin lebih cenderung kepada komunikasi kelompok dan komunikasi antarpribadi. Faktor penghambatanya adalah pemanfaatan waktu, kondisi dari komunikan dan sikap orang tua yang apatis. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti berusaha untuk menggambarkan secara jelas segala yang terjadi di lapangan dan kemudian dianalisa untuk mendapatkan hasil yang berdasarkan tujuan penelitian. Pendekatan kualitatif ini menitik beratkan pada data-data penelitian yang akan dihasilkan berupa kata-kata melalui pengamatan dan wawancara. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan, bahwa dengan menggunakan strategi komunikasi dan bentuk komunikasi, semua itu berhsil dilakukan oleh KH. Ahmad Syarifuddin dalam pembinaan akhlak pada masyarakat lingkungan Pondok Pesantren al-Hidayah Kampung Basmol, dan hasil yang diperoleh cukup baik, hal ini dapat dilihat tanggapan dari masyarakat strategi komunikasi dan bentuk komunikasi yang dilakukan oleh KH. Ahmad Syarifuddin dalam segi prilaku sehari-hari yang menunjukan kemajuan yang lebih baik, serta dapat memberikan banyak pengetahuan agama dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk membina ilmu.in_ID
dc.publisherFakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasiin_ID
dc.relation.ispartofseries0111-10-10041;2708 KPI din_ID
dc.titlestrategi komunikasi KH. Ahmad syarifuddin Abdul Ghani dalam pembinaan akhlak pada masyarakat lingkungan pondok pesantren al-hidayah Jakarta Baratin_ID
dc.typeSkripsiin_ID
dc.uinjkt.lokasiPerpustakaan Utama Lantai 3in_ID
dc.uinjkt.pemilikUIN Syarif Hidayatullah Jakartain_ID
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
101550-AHMAD MURSYIDI-FDK.PDF1.59 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.