Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/27394
Title: Hubungan antara self monitoring dengan motivasi berkarir pada wanita lajang bekerja
Authors: Laila Hidayati
Advisors: Abdul Rahman Shaleh
Liany Luzvinda
Keywords: Wanita karir, psikologi
Issue Date: 2007
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Psikologi, 2007
Abstract: Sebagian besar wanita yang bekerja selalu berusaha mengutamakan penampilannya. Penampilan yang dimaksud tersebut bukan hanya penampilan fisik semata, tetapi juga penampilan dalam bertingkah laku, berbicara, dan bertindak. Adapun tujuan para wanita bekerja mengutamakan penampilannya (mengatur tingkah laku atau self monitoring) sebagian besar karena keinginan mereka agar dipandang positif oleh orang lain disekitarnya khususnya dalam Jingkungan kerjanya. Penilaian positif yang diberikan oleh orang lain disekitar lingkungan kerja tersebut kini dianggap sebagai salah satu cara dalam meningkatkan karir. Self monitoring adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh individu untuk rnengatur dan mengubah tingkah lakunya sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang ia dapatkan dalam situasi sosial tertentu, sehingga ia dapat dipandang positif oleh orang lain disekitarnya. Faktor yang diukur dalam self monitoring menurut Snyder (dalam Azwar, 2003) berdasarkan pacJa aspek dalam self monitoring, antara lain : 1). Social Stage Presence (Penampilan dalam situasi sosial) 2). Other Directed Self Presentation (Kesesuaian Penampilan diri) 3). Expressive Self Control (Kontrol dalam Penampilan Diri). Sedangkan motivasi berkarir adalah suatu keinginan atau dorongan untuk terus berkembang dan lebih maju dalam pekerjaan sehingga ia bisa meningkatkan karirnya sampai jenjang yang diharapkan. Faktor yang akan diukur dalam motivasi berkarir didasarkan pada karakteristik motivasi berkarir menurut James Stoner (1994), terdiri dari 3 macam yaitu: 1. Karakteristik Individual 2. Karakteristik Pekerjaan dan 3. Karakteristik Situasi Pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self monitoring dengan motivasi berkarir pada wanita lajang bekerja khususnya pada karyawati PT. lnfomedia Nusantara Kantor Pusat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan bersifat korelasional. Sampel penelitian ini adalah Karyawati PT. lnfomedia Nusantara Kantor Pusat, yang memiliki karakteristik sampel penelitian. Karakteristik sampel penelitian ini adalah para karyawati yang memiliki status lajang atau belum pernah menikah, berada pada usia dewasa awal (usia 20-35 tahun) dan pendidikan terakhir minimal SMU. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 106 orang. Dari jumlah tersebut yang diambil sebagai sampel penelitian sebanyak 80 orang, 30 orang pada try out dan 50 orang pada penelitian sebenarnya. Sampel diambil dengan menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data disusun dengan menggunakan ala! ukur berupa skala Liker! modifikasi, dengan empat pilihan jawaban. Sedangkan skala yang digunakan adalah skala self monitoring berdasarkan skala Snyder dengan skala motivasi berkarir berdasarkan skala Stoner. Setelah dilakukan uji instrumen, kemudian data diolah dengan uji validitas Korelasi Product Moment dari Pearson dan uji reliabilitas dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Dan didapatkan hasil koefisien reliabilitas skala self monitoring sebesar 0,904 dengan nilai standar alpha sebesar 0,906 dari 37 item, 35 item valid dan 2 item tidak valid. Sedangkan koefisien reliabilitas motivasi berkarir sebesar 0, 863 dengan nilai standar alpha sebesar 0, 865 dengan standar alpha 0,865 dari 30 item, 28 item valid dan 2 item tidak valid. Berdasarkan analisis Korelasi Product Moment dari Pearson terhadap hipotesis yang diajukan, diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self monitoring dengan motivasi berkarir pada wanita lajang bekerja. Karena diketahui nilai korelasi (r hitung) antara self-monitoring dengan motivasi berkarir menunjukkan angka 0,329 dengan signifikansi 0,020 (sig< 0,05), dimana jika r hitung lebih besar dari r label (0,329 > 0,279 ) maka Ha pada penelitian ini diterima. Dari penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self monitoring dengan motivasi berkarir pada wanita lajang bekerja khususnya pada karyawati PT. lnfomedia Nusantara Kantor Pusat dengan arah yang positif, berarti semakin tinggi self monitoring seseorang maka semakin tinggi pula motivasi berkarirnya. Pada penelitian ini peneliti menyarankan kepada peneliti yang akan melakukan penelitian yang sama sebaiknya mengambil jumlah sampel yang lebih besar dan lebih heterogen agar hasil penelitian yang didapat lebih menyeluruh dan representatif.
Description: 134 hal.; 30 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/27394
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
LAILA HIDAYATI-FPSI.pdf20.21 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.