Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/273
Title: Metode alokasi surplus underwriting dana tabarru' pada asuransi kerugia Syariah (studi pada unit Syariah Pt.asuransi umum Bumuputra muda 1967)
Authors: Euis Lia Karyawati
Advisors: Fahmi Basyah
Keywords: Alokasi Surplus Underwriting Dana Tabarru’;Asuransi Kerugian;UnitSyariah PT Asuransi Umum Bumi Putera Muda 1967
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: Jakarta: Fakultas Syariah Dan Hukum, 2011
Series/Report no.: 0111-10-10030;3972 MEI s
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui tingkat surplus underwriting dana tabarru’ periode tahun 2009 dan tahun 2010 pada Unit Syariah PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967; (2) Untuk mengetahui ketentuan yang digunakan dalam alokasi surplus underwriting dana tabarru’ pada Unit Syariah PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967; (3) Mengetehuiperan surplus underwriting dana tabarru’ pada profit perusahaan Unit Syariah PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, jenis penelitian yang digunakan merupakan perpaduan antara penelitian kepustakaan (library research) danpenelitianlapangan (field research) yakni penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Data primer yang digunakan dalam bentuk laporan keuangan Unit Syariah PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 periode 2009-2010, company profile, serta hasi lwawancara pribadi. Data sekunder bersumber dari buku-buku, website, penelitian terdahulu, dan sumber-sumber tertulis lainnya. Kesimpulan ini secara singkat adalah (1) Berdasarkan perhitungan surplus underwriting tahun 2009 dan tahun 2010 mengalami surplus underwriting dana tabarru’ yang sangat signifikan sebesar 88,45%. (2) berdasarkan PMK No. 18 dan Fatwa DSN-MUI No.53 pengalokasian surplus dana tabarru’ ditetapkan berdasarkan kebijaksanaan perusahaan yang telah disetujui oleh DPS dan calon peserta pada saat menandatangani pernyataan akad, komposisinya yaitu sebesar 30% untuk peserta, 67,5% untuk pengelola dan 2,5% untuk cadangan.(3) Profit perusahaan diperoleh dari Pendapatan pengelola yaitu : Penerimaan Ujrah, Penerimaan Alokasi Surplus Tabarru, Hasil investasi dana Pengelola serta Bagi Hasil investasi pengelolaan dana Tabarru. Selanjutnya dikurangi beban-beban yang harus dibayar yaitu :Beban Pemasaran, Beban Umum, Beban Administrasi, Komisi, UjrahReasuransi, Beban lain-lain. Selisih yang terjadi akan diperoleh Profit Pengelola.
Description: vii, 86 hal.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/273
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
101540-EUIS LIA KARWATI-FSH.PDF1.82 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.