Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/26598
Title: Evaluasi Program Terapi Rumatan Metadon Bagi Pecandu Heroin di Puskesmas Kecamatan Tebet
Authors: Annies Noor Ismi
Advisors: Suparto
Issue Date: 17-Apr-2015
Publisher: Jakarta: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, 2014
Abstract: ABSTRAK ANNIES NOOR ISMI 1110054100034 EVALUASI PROGRAM TERAPI RUMATAN METADON BAGI PECANDU HEROIN DI PUSKESMAS KECAMATAN TEBET Penelitian ini dilandasi atas usaha pengurangan dampak buruk penggunaan Narkoba jenis heroin melalui Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). Metadon merupakan terapi subtitusi untuk menggantikan Narkoba jenis heroin menjadi metadon yang berbentuk cair yang pemakainnya dilakukan dengan cara diminum. Program ini dapat membantu pasien memutuskan penggunaan heroin sehingga jumlah penyebaran HIV/AIDS dapat berkurang. Selain itu, terapi ini membuat pola kebiasaan baru dan berkesempatan memperbaiki hubungan pasien di lingkungan sosialnya serta mengurangi tingkat kriminalitas. Program ini memerlukan waktu beberapa tahun karena itu disebut Terapi Rumatan Metadon dan pasien tidak perlu kuatir akan terjadinya gejala putus heroin (sakaw). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui evaluasi program yang meliputi context, input, process dan product (CIPP) PTRM di Puskesmas Kecamatan Tebet yang mengacu kepada Pedoman Nasional PTRM, serta untuk mengetahui perubahan perilaku pasien setelah mengikuti program. Kesehatan seseorang dipengaruhi oleh faktor perilaku (behavior causes) yang dapat tercermin dari gangguan-gangguan tertentu, seperti panik, depresi, dan keadaan paranoid. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara melakukan studi dokumen, wawancara dan observasi. Informan dipilih secara Purposive Sampling berjumlah 11 orang. Hasil dari penelitian evaluasi Program Terapi Rumatan Metadon di PKC.Tebet, evaluasi konteks berdasarkan indicator relevan, upaya dan keterjangkauan dinilai baik dan tepat karena pecandu heroin di wilayah Jakarta Selatan dapat mengakses dengan mudah. Hasil evaluasi input berdasarkan indikator cakupan hasilnya tepat sasaran dan ketersediaan dinilai memadai, namun aspek tempat dan waktu pelayanan dinilai masih kurang. Evaluasi proses menunjukkan bahwa pemberian metadon dinilai sudah efisien karena berada di bawah pengawasan dokter, namun terdapat temuan penting bahwa 5 dari 6 subjek penelitian masih menggunakan Narkoba lain selain metadon. Evaluasi produk menggunakan indikator dampak dinilai baik karena dapat merubah kondisi dan perilaku pasien menjadi lebih positif.
Description: xi, 113 hal, 29.5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/26598
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ANNIES NOOR ISMI-FDK.pdf11.72 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.