Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/26516
Title: Analisis Beban Kerja Sebagai Dasar Penentuan Jumlah Kebutuhan Tenaga Perawat di Instalasi Rawat Inap RSU Kota Tangerang Selatan Pada Tahun 2013
Authors: Rahma Malika
Advisors: Catur Rosidati
M. Farid Hamzens
Keywords: Analisis beban kerja;beban kerja produktif;beban kerja non produktif;Jumlah kebutuhan tenaga perawat
Issue Date: 2-Apr-2015
Abstract: RSU Kota Tangerang Selatan merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Salah satu indikatorkinerja pelayanan rumah sakit adalah angka BOR. Pada tahun 2012 angka BOR instalasi rawat inap tergolong tinggi dan rasio jumlah perawat yang tidak seimbang. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis beban kerja perawat sebagai dasar dalam penentuan jumlah kebutuhan tenaga perawat di instalasi rawat inap RSU Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di instalasi rawat inap RSU Kota Tangerang Selatan selama 7 (tujuh) hari muai tanggal 19 Agustus sampai dengan 25 Agustus 2013. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode pengamatan work sampling. Artinya semua kegiatan yang dilakukan oleh perawat di instalasi rawat inap akan diamati dalam setiap 5 (lima) menit selama tujuh hari. Hasil pengamatan dikelompokkan menjadi kegiatan produktif dan kegiatan non produktif, Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran beban kerja perawat sebagai dasar dalam menentukan kebutuhan jumlah perawat di instalasi rawat inap di RSU Kota Tangerang Selatan. Hasil penelitian diperoleh beban kerja produktif perawat di instalasi rawat inap kelas II sebesar 80.36% dan beban kerja non produktif perawat kelas II sebesar 19.64%. Artinya beban kerja perawat di instalasi rawat inap kelas II tergolong berat karena beban kerja produktif berada di atas 80%. Beban kerja produktif pada perawat di instalasi rawat inap kelas III sebesar 84.72% dan beban kerja non produktifnya sebesar 15.28%. Artinya beban kerja perawat di instalasi rawat inap kelas III juga tergolong berat karena beban kerja produktif berada di atas 80%. Hasil beban kerja tersebut berdampak pada jumlah kebutuhan tenaga perawat. Berdasarkan hasil perhitungan tenaga perawat dengan menggunakan formula Ilyas didapatkan adanya kekurangan tenaga perawat di instalasi rawat inap kelas II dan III sebanyak 9 (sembilan) orang. Diharapkan kepada pihak manajemen keperawatn RSU Kota Tangerang Selatan dapat merencanakan jumlah kebutuhan tenaga perawat dengan mempertimbangkan pengukuran beban kerja perawat.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/26516
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Rahma Malika-FKIK.pdflengkap1.46 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.