Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/26195
Title: Dominasi Ideologi Islam di Media (Studi Kritis Berita Isu Suap Sertifikasi Mui di Tabloid Suara Islam)
Authors: Andy Syaiful Fahmi
Advisors: Tantan Hermansah
Keywords: Tabloid Suara Islam, MUI, Isu, Suap, Sertifikasi, Tempo,
Issue Date: 17-Feb-2015
Abstract: ABSTRAK Andy Syaiful Fahmi Dominasi Ideologi Islam di Media (Studi Kritis Berita Isu Suap Sertifikasi MUI di Tabloid Suara Islam) Tabloid Suara Islam merupakan media cetak dwimingguan yang menurunkan berita yang dekat dengan permasalahan Ummat Islam. Media ini berusaha membangun isu atau citra mengenai kebaikan-kebaikan Islam, dan juga mengcounter isu-isu yang merugikan umat Islam. Salah satunya dari isu yang dipandang menjelekkan Islam adalah isu suap sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh MUI, yang disorot oleh Majalah Tempo. Sebagai counter atas pemberitaan tersebut, Suara Islam mengangkat isu ini pada edisi 176 14-28 Maret 2014. Penelitian ini berupaya mengetahui bagaimana tabloid Suara Islam mengonstruksi berita isu suap sertifikasi MUI?, bagaimana proses produksi dan konsumsi berita isu suap sertifikasi MUI di Tabloid Suara ISLAM? dan bagaimana sosio-kultural teks berita isu suap sertifikasi MUI di tabloid Suara Islam? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian analisis wacana kritis oleh Norman Fairclough. Fairclough membagi analisis wacana ke dalam tiga bagian yaitu text, discourse practice dan sociocultural practice. Kerangka analisis teks wacana yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisisi framing oleh Gamson dan Modigliani. Analisis discourse practice merupakan proses produksi dan konsumsi teks. Sedangkan analisis sociocultural practice merupakan konteks sosial yang berada di luar media yang memengaruhi wacana yang muncul dalam teks. Tabloid Suara Islam mengonstruksikan berita isu suap sertifikasi MUI sebagai perbuatan anti Islam. Dalam pemberitaan mengenai isu suap sertifikasi MUI, tabloid Suara Islam merepresentasikan MUI sebagai korban atas laporan majalah Tempo. Laporan majalah Tempo ini dilabeli dengan kata-kata yang buruk seperti “sangatlah serius dan berbahaya”. Kata-kata ini seolah mengasosiasikan laporan Tempo sebagai laporan yang mengancam kepercayaan masyarakat kepada MUI. Proses produksi dan konsumsi teks Suara Islam ini sangat dipengaruhi oleh ideologinya, yang dipraktikkan dalam bentuk keberpihakan kepada umat Islam. Pada sosio-kultural konteks yang memengaruhi wacana ini muncul karena reaksi dari laporan majalah Tempo mengenai suap sertifikat MUI. Tabloid Suara Islam berusaha mengcounter informasi dari media lain yang merugikan umat Islam. Karena bagi Suara Islam, MUI adalah representasi dari Ummat Islam.
Description: viii, 96 hal, 29,5 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/26195
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ANDY SYAIFUL FAHMI-FDK.pdf2.71 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.