Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24620
Title: Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas tentang Pendidikan Islam
Authors: Izzah Fauziah
Advisors: Ahmad Irfan Mufid
Keywords: Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas;Pendidikan Islam
Issue Date: 14-Mar-2014
Publisher: Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2014
Abstract: Masalah pendidikan Islam merupakan masalah yang tidak akan pernah tuntas diwacanakan, tidak akan pernah rampung didesign, dan tidak akan pernah diperoleh solusi akhir, karena pendidikan Islam berkenaan dengan persoalan umat Islam dengan jumlah yang sangat besar, melebihi satu milyar, dengan pola kehidupan masingmasing yang sangat dinamis. Berbagai pemikiran dan solusi telah dikemukakan oleh para ahli, terutama menyangkut konsep dan implementasi konsep tersebut, yang sudah tentu bahwa warna-warni pemikirannya banyak dipengaruhi oleh pandangan hidup, nilai-nilai, dan pengalaman yang mereka lalui. Salah satu tokoh pendidikan Islam yang merumuskan pendidikan Islam adalah Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Peneliti mengangkat tokoh ini, karena beliau adalah salah seorang intelektual Muslim yang memberikan kontribusi baru dalam dunia pendidikan Islam. Adapun fokus dari penelitian ini adalah apa saja pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas tentang pendidikan Islam dan relevansinya pada era sekarang? Sedangkan tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan mengkaji pendidikan Islam menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan library research yaitu lebih menitikberatkan pada pengumpulan data dari berbagai sumber yang relevan. Dalam hal ini mencakup buku-buku, internet, dan hasil penelitian yang terkait dengan judul karya ilmiah ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut pandangan Syed Muhammad Naquib Al-Attas, pendidikan Islam adalah proses penanaman ilmu ke dalam diri manusia. Tujuan mencari pengetahuan dalam Islam ialah menanamkan kebaikan dalam diri manusia sebagai manusia dan sebagai diri individual. Tujuan akhir pendidikan Islam ialah menghasilkan manusia yang baik. “Baik” dalam konsep manusia yang baik berarti tepat sebagai manusia adab dalam pengertian yang dijelaskan di sini, yakni meliputi kehidupan material dan spiritual manusia. Karena dalam Islam, tujuan mencari pengetahuan pada puncaknya adalah untuk menjadi seorang manusia yang baik. Relevansi pendidikan Islam pada era sekarang bagi Syed Muhammad Naquib Al-Attas adalah perwujudan paling tinggi dan paling sempurna dari sistem pendidikan adalah universitas. Dan mengingat bahwa universitas merupakan sistematisasi pengetahuan yang paling tinggi dan yang sempurna – yang dirancang untuk mencerminkan yang universal – maka ia mestilah juga merupakan pencerminan dari bukan sekedar manusia apa saja, melainkan Manusia Universal atau Sempurna (al-insanul kamil : الانسان الكامل ). Maka dari itu, pendidikan Islam membutuhkan adanya tempat/lembaga pendidikan yang mampu membina manusia sempurna.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24620
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
IZZAH FAUZIAH-FITK.pdf8.93 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.