Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24257
Title: Gagasan Pendidikan Integral M. Natsir Dan Implementasinya Di Sekolah Tinggi Ilmu Dawah (Stid) Mohammad. Natsir Kramat Jati Jakarta Dan Tambun Bekasi
Authors: Hasan, Fatoni
Advisors: H.Acmad, Gholib
Issue Date: 17-Apr-2013
Publisher: H.Acmad Gholib
Abstract: Mengingat satu sisi penting arti sebuah lembaga pendidikan Islam, yaitu membentuk karakter diri manusia yang utuh, pengembangan terhadap potensi, serta penanaman nilai-nilai luhur, sehingga pendidikan Islam dapat diibaratkan gerbang yang mampu mengantar dan mencetak generasi unggul sebagai miniatur kepada genarasi berikutnya. Namun demikian, disisi lain pendidikan Islam akan dan selalu berhadapan dengan pelbagai problematika yang mau tidak mau harus dilewatinya bersamaan dengan perkembangan zaman. Gerakan ini ditandai atas asumsi bahwa dengan pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi di zaman sekarang telah mengantarkan manusia kepada taraf ke sejahteraan dan bahkan sampai kepada taraf pemberian akses kemudahan di segala lini. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bersamaan konstribusi kesejahteraan yang di hasilkan oleh tenaga teknologi ini pula tidak kurang telah menyeret manusia kepada jurang kegelapan. Pemikiran Muhammad Natsir tentang pendidikan Islam Integral adalah model pendidikan yang memadukan antara pendidikan umum dan pendidikan agama, kesinambungan itu dibuktikan dengan tidak mempertentangkan antara barat dan timur. Islam hanya mengenal antagonisme antara hak dan bathil. Semua yang hak itu ia terima, biar pun datangnya dari barat, dan semua yang bathil akan ia singkirkan walaupun datangnya dari timur. Dengan pendidikan integral tercipta anak didik yang mementingkan ruhani dan jasmani. Untuk mengimplementasikan pendidikan Islam Integral Muhammad Natsir kurikulum yang dipakai adalah kurikulum nasional dan kurikulum agama. Serta melaksanakan keseimbangan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi, keseimbangan antara badan dan roh. Pada sekolah umum harus memasukkan pendidikan agama Islam secara seimbang, begitu juga sekolah lembaga agama (pesantren) harus memasukkan kurikulum pendidikan nasional secara seimbang pula.Konsep pendidikan Islam Integral Muhammad Natsir ini merupakan ide untuk pembaharuan Pendidikan Agama Islam, yang sekarang semaki n banyak kaum sekuler untuk memisahkan agama dari kehidupan. Pada dasarnya PAI saat ini masih didiskriminasikan dalam pendidikan nasional. Sehingga peran PAI tidak terlalu Nampak dampaknya kepada anak didik. Oleh karenya pendidikan Islam integral Muhammad Natsir ini dilakukan.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24257
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Hasan Fatoni.pdf17.32 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.