Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24183
Title: Olahraga dan politik studi kasus peran pemerintah dalam konflik persatuan sepakbola seluruh Indonesia(PSSI)
Authors: Agam Dliya Ulhaq
Advisors: Ali Munhanif
Keywords: Olahraga;Politik
Issue Date: 21-Mar-2014
Abstract: Skripsi yang berjudul Olahraga dan Politik, Studi Kasus Peran Pemerintah dalam Konflik PSSI, diangkat dari pengamatan penulis terhadap fenomena yang terjadi dalam kekisruhan organisasi PSSI yang terjadi mulai tahun 2010- 2013 yang membuat masyarakat pecinta sepakbola dan pelaku sepakbola cemas dengan keberadaan konflik tersebut, karena melibatkan beberapa tokoh politik, pengusaha dan lain-lain. Konflik semakin berkembang yang akhirnya mengorbankan prestasi Indonesia, kekalahan demi kekalahan dialami tim nasional Indonesia dan Indonesia pada saat itu berada di urutan 170 rangking FIFA. Pemerintah mengambil beberapa kebijakan dalam mengatasi konflik PSSI namun ada hambatan antara lain Statuta FIFA yang melarang keterlibatan pihak luar dalam mengatasi urusan assosiasi. Disisi lain pemerintah juga mempunyai aturan dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional yang mengatur peran pemerintah dalam dunia keolahragaan. Sikap kurang kooperatif PSSI dengan pemerintah menjadikan konflik semakin tajam dan banyak pihak-pihak yang akhirnya tidak puas dengan kepengurusan PSSI membuat kompetisi tandingan PSSI yaitu LPI yang dibentuk oleh pengusaha Arifin Panigoro,berlanjut dengan kisruh pemilihan ketua umum PSSI, konflik KPSI dan PSSI. Konflik yang berkepanjangan dan berlarut-larut dan ancaman sanksi FIFA semakin dekat membuat pemerintah melakukan tindakan intervensi secara langsung yang bertujuan untuk menyelesaikan konflik PSSI. Banyak langkah yang dilakukan pemerintah mulai dari pembekuan fasilitas pemerintah kepada PSSI pada periode Nurdin Halid. Proses abritasi oleh Komite Normalisasi dan Komite Banding PSSI yang melibatkan pemerintah. Terakhir konflik PSSI versus KPSI yang berakhir tanggal 17 maret dalam KLB (Kongres Luar Biasa) PSSI yang diinsiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga.Skripsi ini menggunakan teori konflik karena teori tersebut berkaitan dengan fokus masalah yaitu peran pemerintah dalam konflik PSSI. Penulis menggunakan metode penelitian kulaitatif dan analisis deskripstif.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24183
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Olahraga dan Politik Studi kasus Peran permerintah dalam konflik PSSI.pdfSkripsi Ilmu Politik6.76 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.