Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/2384
Title: Hubungan egosentrisme dengan kompetensi sosial remaja siswa SMP Muhammadiyah 22 Setia Budi Pamulang
Authors: Fauzi Rahman
Advisors: Diana Mutiah
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Psikologi, 2010
Series/Report no.: 0111-05-7787;1043 PSI p
Abstract: Remaja perlu memiliki kompetensi sosial, yakni sekumpulan kemampuan personal individu untuk berperilaku yang sesuai dan tepat dalam berinteraksi dengan orang lain, hingga menghasilkan hubungan sosial yang baik. Sementara itu seiring dengan perkembangan, dalam diri remaja terdapat kecenderungan pola pikir yang dapat menghambat penyesuaian tersebut, yakni adanya egosentrisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara egosentrisme dengan kompetensi sosial remaja serta mengungkap hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan egosentrisme dan kompetensi sosial remaja. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional, yakni mencari hubungan antara dua variabel yang melekat pada suatu populasi. Populasi penelitian ini adalah siswa/siswi SMP Muhammadiyah 22 Setiabudi Pamulang, kelas VII dan VIII, berjumlah 120 orang. Diambil sampel secara non-probabilitas purposif sejumlah 88 orang. Dari sampel penelitian, data dikumpulkan menggunakan dua instrumen skala perilaku model Likert. Skala egosentrisme remaja merupakan hasil modifikasi dan penyesuaian dari dua skala baku egosentrisme (Imaginary Audience Scale milik Walters, dkk. (1991), dan The New Personal Fable Scale dari Alberts, dkk. (2007)). Dan skala kompetensi sosial remaja juga merupakan hasil modifikasi dan penyesuaian dari skala baku keterampilan sosial milik Gresham & Elliot (1990). Dari hasil uji validitas skala, pada skala egosentrisme memuat 20 aitem valid dari 25 aitem yang diuji, dan pada skala kompetensi sosial remaja memuat 23 aitem valid dari 34 aitem yang diuji. Reliabilitas kedua skala adalah kuat, sebesar α = 0,892 (N = 23) untuk skala kompetensi sosial dan sebesar α = 0,800 (N = 20) untuk skala egosentrisme remaja. Hasil uji hipotesis dengan rumus korelasi prodect moment dari Pearson, diketahui terdapat hubungan signifikan antara egosentrisme (baik imaginary audience maupun personal fable) dengan kompetensi sosial remaja. Di antara subjek penelitian tergambar bahwa rendahnya egosentrisme remaja cenderung diikuti dengan tingginya kompetensi sosial. Sementara itu, pada variabel usia dan jenis kelamin tidak didapat hubungan yang signifikan dengan egosentrisme dan kompetensi sosial remaja. Selanjutnya, untuk penelitian lebih lanjut disarankan agar memperhatikan variasi dan jumlah subjek yang diteliti, serta dapat mengembangkan instrumen penelitian yang sebaik-baiknya.
Description: i: 53 hal.; 24 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/2384
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
FAUZI RAHMAN-FPS.pdf720.95 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.