Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/2262
Title: Manajemen masjid At-taqwa badan pertahanan nasional (BPN) kabupaten bekasi dalam menciptakan suasana keagamaan dikalangan pegawai BPN
Authors: Oma Saeful Anwar
Advisors: Sugiharto
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 2010
Series/Report no.: 0111-02-7164;2589 MD d
Abstract: Masjid merupakan salah satu tempat yang memungkinkan mencetak orang-orang yang taat beribadah sebagai realisasi iman dan taqwa, baik dalam prilaku individu maupun lingkungan masyarakat. Masjid bukan hanya simbol agama yang sakral akan tetapi harus mempunyai dampak terhadap perbaikan umat. Supaya kualitas umat semakin mumpuni dan mampu mendalaminya dalam rangka menjalankan ritual keagamaan secara kaffah. Sebab masjid mempunyai nilai dan makna yang sangat suci kedudukannya dari zaman dahulu hingga sekarang. Masjid at-Taqwa merupakan salah satu masjid terbesar di lingkungan kawasan Lippo Cikarang. Masjid ini berada persis disamping pusat perbelanjaan dan perkantoran yang sangat ramai. Ini merupakan salah satu bukti konkrit dari perbedaan zaman serta kebutuhan sarana ibadah yang hadir di tengah-tengah masyarakat yang berkomunitas bisnis dan industri. Keadaan ni sangat bertolak belakang dengan zaman Nabi Saw dahulu, namun perbedaan ini dapat dimunimalisir dengan kecanggihan teknologi dan trik-trik dalam proses menanamkan nilai-nilai agama. Pendirian masjid at-Taqwa menjawab berbagai keluhan khususnya para pegawai BPN dan umumnya masyarakat yang ada di sekitar masjid itu akan minimnya sarana peribadatan yang hanya tersedia cukup minim, maka perubahan dari musollah ke masjid menjadi alternatif yang jitu untuk menjawabnya. Masjid at-Taqwa yang berdiri kokoh selain sebagai simbol kantor BPN juga simbol kesakralan agama Islam yang makmur walaupun di lingkungan perdagangan industri dan perkantoran. Dengan cara aktualisasi religius yang kental, sehingga masjid at-Taqwa akan mampu memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan syiar Islam. Akan tetapi, simbol saja tidak cukup perlu adanya esensi, aktivitas, nuansa religius serta manajemen yang handal. Keunikan nuansa keagamaan yang ditawarkan terletak pda keseriusan para pengurus menjaga nilai-nilai subtansi dari agama. Ketika waktu shalat setengah jam lagi pengurus sudah memberikan tanda dengan pemutaran kaset murotal sebagai tanda menjelang waktu shalat, sert sarana-sarana pemenuhan pengetahuan keislaman baik berupa mushaf dan terjemahnya maupun buku-buku ilmiah keagmaan agar jamaah betah sambil menunggu waktu shalat tiba. ii KATA PENGANTAR 
Description: i: 77 hal.; 24 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/2262
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
OMA SAEFUL ANWAR-FDK.PDF731.71 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.