Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/211
Title: Metode tobat untuk penangan korban NAPZA dalam pembentukan kesalehan invidu di Yayasan Pesantren Nurul Jannah Kebon Kopi Cikarang Utara
Authors: Balqies, Najwa
Advisors: Suparto
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah Dan Komunikasi
Series/Report no.: 0111-10-9774;2686 BPI d
Abstract: Fenomena yang terjadi dimasyarakat luas salah satunya adalah kasus penyalahgunaan NAPZA yang tiap tahunnya meningkat. Mereka yang telah menyalahgunakan NAPZA merupakan seorang korban atau pasien yang membutuhkan terapi di suatu rehabilitasi, bukannya hukum. Adapun penanganan yang diberikan suatu tempat rehabilitasi untuk para korban NAPZA yaitu dengan menggunakan pendekatan Psikoreligius, karena hal tersebut bukan hanya dapat mencegah tetapi juga dapat menyembuhkan para korban penyalahgunaan NAPZA. Dengan pernyataan tersebut penulis memutuskan untuk melakukan penelitian di suatu Yayasan yang khusus diperuntukan untuk korban NAPZA yaitu di Yayasan Pesantren Nurul Jannah Kebon Kopi Cikarang-Utara yang penanganannya dengan cara metode tobat. Dari asumsi dan penjelasan di atsa, kemudian timbul pertanyaan. Bagaimana cara pelaksanaan metode tobat bagi korban NAPZA sehingga dapat membentuk kesalehan individu?. Dan apa yang menjadi factor penghambat dan penunjang dalam penerapan metode tobat?. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun teknik pengumpulan datanya dengan 3 cara yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sehingga dengan begitu penulis dapat mendeskripsikannya. Penelitian ini menemukan, bahwa metode tobat yang diberikan kepada korban penyalahgunaan NAPZA itu terdiri dari 4 tahapan, diantaranya: tahap detoxifikasi (pen, pengukupan, dan obat herbal), pembinaan total mental spiritual, peningkatan materi katauhidan Allah SWT, dan bimbingan lanjut dengan cara uji coba pulang. Adapun faktor penghambatnya terletak pada residen (korban) yang sudah lupa ingatan, dan latar belakang residen yang tidak berpendidikan agama. Sedangkan faktor penunjangnya adalah diikut sertakannya seluruh residen dalam semua kegiatan yang ada dalam Yayasan, dan melakukan pembinaan ulang bagi residen yang yang kembali kambuh.
Description: ix, 113 hal.; ilus.; 28 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/211
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
101233-NAJWA BALQIES-FDK.pdf3.92 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.