Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/209
Title: Takdir dalam pandangan fakhr al-din al-razi
Authors: Djaya Cahyadi
Advisors: Edwin Syarif
Publisher: UIN syarif Hidayatullah Jakarta :Fakultas Ushuluddin, 2011
Series/Report no.: 0111-10-9719;2832 TH u
Abstract: Problematika takdir merupakan salah satu tema urgen yang telah menjadi topik pembahasan secara luas dalam Islam. Pemahaman mengenai takdir itu sendiri berdeda-beda tergantung pada perspektif yang digunakan. Setidaknya pengertian takdir terpecah kepada dua definisi antara yang mengatakan bahwa takdir merupakan suatu ketentuan yang telah ditetapkan sejak zaman azali dan takdir yang bermakna suatu aturan yang berlaku pada alam semesta, termasuk manusia. Definisi pertama menghasilkan konsep bahwa perbuatan manusia telah ditentukan dan ditetapkan. Dengan kata lain manusia terpaksa dalam setiap perbuatannya. Sedangkan definisi kedua melahirkan pemikiran bahwa manusia bebas menentukan keinginan dan perbuatannya. Namun dalam merealisasikan perbuatannya tersebut manusia mesti memperhatikan dan memenuhi aturan yang berlaku tersebut. Kedua pengertian ini telah berlaku dalam Islam dan masing-masing memiliki dalil dalam al-Quran yang menguatkan pendapatnya. Penelitian ini memfokuskan diri pada pemahaman Fakhr al-Din al-Razi terhadap takdir sebagai salah satu dari warisan keilmuan yang ada pada Islam. Pemahaman al-Razi terhadap takdir tidak dapat dilihat begitu saja tanpa memperhatikan juga berbagai kondisi yang terjadi pada masanya, aktifitas keilmuannya, dan mazhab fiqh, filsafat, maupun teologi yang dipegangnya. Al-Razi dikenal sebagai pembela aliran Asy‟ariah yang terkemuka pada masanya. Namun demikian ia tidak segan berbeda dengan al-Asy‟ari sendiri maupun Muktazilah yang sangat ditentangnya. Dengan berbagai referensi yang didapatnya al-Razi mengeluarkan pendapatnya sendiri yang menurutnya objektif dan dapat dibuktikan. Al-Razi merupakan seorang pemikir bebas yang berani berbeda dengan para pendahulunya dan mengeluarkan pemikiran orisinil yang diperolehnya dari berbagai kajiannya terhadap suatu permasalahan. Dalam penafsirannya terhadap ayat-ayat seputar takdir al-Razi terlihat memiliki kecenderungan determinis. Perbuatan manusia dipengaruhi atau bergantung kepada faktor-faktor yang berada di luar kekuasaannya. Takdir dipandang sebagai suatu ketetapan yang telah ditentukan sejak azali. Apa yang diinginkan dan diperbuat manusia bergantung kepada kehendak ketuhanan.
Description: ii, 89 hal.; 22cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/209
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
101208-DJAYA CAHYADI-FUH.PDF940.82 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.