Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/18152
Title: Analisis pelaksanaan konseling bagi permasalahan remaja di situs WWW.pikirdong ORG
Authors: Laily Hidayati
Advisors: Nasichah
Keywords: Analisis Pelaksanaan konseling
Publisher: Jakarta : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, 2009
Series/Report no.: 05-019-09-3468;2151 BPI d
Abstract: Era globalisasi merupakan kondisi di mana hilangnya batas-batas fisik dalam segala bidang. Untuk sebagian remaja yang memiliki kemampuan berpikir dan wawasan yang luas cenderung memilih media internet sebagai sumber informasi dan media komunikasi. Sesuai dengan beragam aktifitas menusia, khususnya remaja, media alternatif pemecahan masalah (konseling) seperti internet sangat dibutuhkan bagi orang-orang yang terlalu sibuk dengan aktifitasnya dan berusaha mencari solusi dari permasalahan yang mereka hadapi. Konseling merupakan suatu hubungan profesional antara seseorang (konselor) dengan orang lain (klien) yang memiliki permasalahan-permasalahan yang dihadapinya. Email merupakan salah satu cara yang efektif dan efisien dalam proses konseling jarak jauh. Situs www.pikirdong.org merupakan salah satu situs yang menggunakan media email sebagai media konseling terhadap permasalahan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan observasi yang dilakukan dengan cara membuka portal situs www.pikirdong.org dan wawancara mendalam dengan Bapak Sayed Muhammad, S.Psi dan Ibu Falasifatul Falah, S. Psi, MA sebagai pimpinan redaksi dan konselor pada situs www.pikirdong.org. Kasus yang diambil untuk dianalisis adalah kasus berhubungan intim dengan pacar chatting, dan memastikan wanita cinta. Hasil analisis terhadap kasus berhubungan intim dengan pacar chatting, pada tahap analisis konselor tidak melakukan komunikasi secara verbal tetapi mengumpulkan tentang diri klien dari fisik, psikis dan lingkungan. Pada tahap sintesis konselor menggambarkan ketidakmampuan klien menyesuaikan diri terhadap masalah yang dihadapi. Konselor menemukan tiga permasalahan utama dan latar belakang pada permasalahan tersebut pada tahap diagnosa. Tahap prognosa konselor memprediksi kemunkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada diri klien. Pendekatan yang dilakukan konselor pada proses konseling adalah dengan pendekatan behavioral. Pada kasus ini konselor tidak melakukan follow up dikarenakan tidak adanya permintaan dari klien. Pada kasus memastikan wanita cinta, konselor melakukan tahapan-tahapan seperti pada kasus berhubungan intim dengan pacar chatting. Namun pada proses konseling, konselor menggunakan pendekatan afektif pada klien.
Description: vii, 75 p.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/18152
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
LAILY HIDAYATI-FDK.pdf478.17 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.